IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan Hari Ini, Pantau Dua Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2025), diproyeksikan bergerak tertekan dengan rentang pergerakan 6.882-7.100. Dua saham pilihan ENRG dan ESSA direkomendasikan beli hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, indeks membentuk double top yang mengindikasikan potensi penurunan berlanjut dengan target level 6.882. Pergerakan juga dipengaruhi peningkatan kekhawatiran investor terhadap tensi geopolitik Timur Tengah.
Baca Juga
Israel Perintahkan Serangan Lebih Intensif ke Iran, Harga Minyak Melonjak
Meski demikian pemodal tetap bisa mencermati sektor komoditas terutama minyak bumi, karena berpotensi menguat di tengah konflik seperti sekarang. Sedangkan bursa Wall Street tengah ditutup dan bursa Eropa mayoritas ditutup melemah.
Dua saham pilihan hari ini adalah ENRG direkomendasikan beli dengan target harga Rp 380-400 dan ESSA dengan target harga Rp 730-780. Sebaliknya saham MTEL dan PTRO direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup tersungkur sebanyak 139,15 poin (1,96%) ke level terendah baru dalam sebulan terakhir menjadi 6.968. Pemodal asing juga membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 1,25 triliun terbanyak melanda saham BMRI, ANTM, dan BBRI.
Baca Juga
Penurunan sejalan dengan koreksi seluruh sektor saham, seperti material dasar 3,76%, sektor energy 1,78%, sektor teknologi 2%, sektor tranportasi 3,86%, dan sektor keuangan 1,61%. Penurunan makin dalam setelah sejumlah saham big cap melemah tajam.
Meski IHSG terjungkal, saham ini tetap perkasa, yaitu PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 35% menjadi Rp 81, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 23,93% menjadi Rp 202, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 21,95% menjadi Rp 100, PT Master Print Tbk (PMTR) naik 14,74% menjadi Rp 179, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 14,65% menjadi Rp 1.800.

