IHSG Rawan Terkoreksi, Saham BBCA, BRPT, ESSA, dan KLBF Direkomendasi
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,2% ke 6.888 Jumat lalu, disertai munculnya volume pembelian. Namun, pergerakan IHSG masih tertahan oleh MA60 dan saat ini, diperkirakan berada di bagian wave c dari wave (ii) sehingga masih rawan terkoreksi. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Central Asia (BBCA), Barito Pacific (BRPT), Surya Esa Perkasa (ESSA), dan Kalbe Farma (KLBF).
“IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.747-6.820 sekaligus menguji MA200. Namun, bila IHSG berada di atas 6.840 sebagai support terdekatnya, maka masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji 6.930-6.950,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Senin (09/10/2023).
Baca Juga
Buy on Weakness
Berikut adalah rincian saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada perdagangan di BEI hari ini.
BBCA - Spec Buy
BBCA terkoreksi 0,6% ke Rp 9.025 Jumat lalu, dengan masih didominasi oleh volume penjualan dan koreksi telah menembus MA20. Diperkirakan, selama BBCA masih mampu berada di atas Rp 8.825 sebagai stop loss-nya, maka posisinya sedang berada pada bagian wave (ii) dari wave [iii] pada label hitam.
Spec Buy: Rp 8.925-9.000
Target price: Rp 9.250, Rp 9.450
Stop loss: di bawah Rp 8.825
Baca Juga
Lupakan Sentimen Pemilu! 3 Faktor Ini Sandera IHSG hingga Kuartal I-2024
BRPT - Buy on Weakness
BRPT menguat 8% ke Rp 1.355 Jumat lalu disertai dengan munculnya volume pembelian, dan penutupan BRPT pun mampu berada di atas MA20. Selama BRPT masih mampu bergerak di atas Rp 1.230 sebagai stop loss-nya, maka posisinya saat ini diperkirakan berada di awal wave [v] dari wave 3.
Buy on weakness: Rp 1.295-1.325
Stop loss: di bawah Rp 1.230
ESSA - Buy on Weakness
ESSA menguat 3,9% ke Rp 670 Jumat lalu disertai oleh munculnya volume pembelian, namun penguatan ESSA masih tertahan oleh MA60. Saat ini, diperkirakan posisi ESSA berada pada bagian wave [iv] dari wave A.
Buy on weakness: Rp 615-645
Target price: Rp 695, Rp 830
Stop loss: di bawah Rp 560
KLBF - Buy on Weakness
KLBF terkoreksi ke Rp 1.835 Jumat lalu disertai munculnya volume penjualan, dan pergerakan KLBF pun masih tertahan oleh MA60. Diperkirakan, posisi KLBF sedang berada di awal wave C dari wave (B).
Buy on weakness: Rp 1.785-1.815
Target price: Rp 1.915, Rp 2.010
Stop loss: di bawah Rp 1.740
(Disclaimer on)

