Blue Bird Bagi Dividen Rp 120 per Saham, Cek Jadwalnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) kembali membagikan dividen tunai dengan nilai Rp 120 per saham atau Rp 300,2 miliar. Dividen yang lebih besar dari periode sebelumnya ini, telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (19/6/2025).
Tahun lalu, BIRD membagikan dividen sebesar Rp 91 per saham dari laba bersih 2023. “Perseroan juga mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 120 per lembar saham sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham,” tulis manajemen dalam keterangan resmi hari ini.
Baca Juga
Akhirnya Punya Rumah! 5.000 Sopir Taksi Blue Bird Siap Miliki Hunian Impian
Total dividen tersebut, setara 51% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan tahun buku 2024 yang senilai Rp 593 miliar.
Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan tanggal 2 Juli 2025, dengan pembayaran yang akan dilakukan pada 11 Juli 2025.
Sedangkan sisa laba sebesar Rp 284,9 miliar akan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung kebutuhan belanja modal, serta pengembangan strategis di tahun berjalan.
Baca Juga
Blue Bird (BIRD) bakal Borong 1.000 Unit Taksi Listrik Tahun Ini
Direktur Utama Bluebird Adrianto (Andre) Djokosoetono menegaskan, perseroan dapat kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid dan konsisten sepanjang 2024. Hal ini tercermin pada pertumbuhan laba bersih sebesar 28% dibanding tahun sebelumnya.
Andre menyampaikan bahwa 2024 menandai tahun ketiga berturut-turut Bluebird mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit.
“Pencapaian ini menunjukkan ketahanan dan adaptasi Bluebird dalam menjawab tantangan industri dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Dengan berfokus pada efisiensi, kualitas layanan, dan keberlanjutan, kami optimistis untuk terus bertumbuh dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Andre.
Baca Juga
Blue Bird (BIRD) Bocorkan Pertumbuhan Kinerja 2024 dan Dividen Tahun Ini
Dalam periode 2024, emiten transportasi itu mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 5 triliun, tumbuh 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih menyentuh angka Rp 593 miliar atau naik 28% dari 2023.
Pada waktu yang sama, EBITDA perusahaan naik menjadi lebih dari Rp 1,2 triliun atau meningkat 9% secara tahunan. “Peningkatan kinerja ini juga didukung oleh langkah ekspansi dan optimalisasi operasional yang konsisten dijalankan perseroan,” sambung Andre.
Hingga akhir 2024, total armada Bluebird tercatat sekitar 24.200 yang tersebar di 20 kota, meningkat sekitar 1.200 unit dibandingkan tahun sebelumnya.

