Terapkan Strategi Ini, Colorpak (CLPI) Bidik Kenaikan Laba 10%
JAKARTA, investortrust.id - Emiten pembuat tinta cetak dan perekat, PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI), membidik kenaikan laba bersih sebanyak 10% hingga akhir tahun 2025. Target ini mencerminkan optimisme terhadap prospek industri dan efektivitas strategi efisiensi yang dijalankan perseroan.
“Target (laba) adalah naik 10%, begitu juga dengan volume penjualan diharapkan bertumbuh mencapai 10%,” kata Direktur CLPI Antoni Gunawan menjawab pertanyaan investortrust.id dalam paparan publik di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu, (18/6/2025).
Baca Juga
Colorpak (CLPI) Tetapkan Rasio Dividen 75%, Nilai per Saham Segini
Tahun lalu, CLPI mencatatkan laba kotor sebesar Rp 122,5 miliar, tumbuh 13,3% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 108,1 miliar. Laba usaha pun turut meningkat 5,9% menjadi Rp 62,3 miliar dari sebelumnya Rp 58,8 miliar. Laba atribusi naik tipis dari Rp 38,92 miliar menjadi Rp 39,27 miliar pada 2024.
Meski menargetkan pertumbuhan yang optimistis, Antoni menyatakan, perseroan tidak menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) besar tahun ini. “Tidak ada anggaran capex yang signifikan. Kalaupun ada, hanya berupa investasi kecil untuk kebutuhan pendukung, bukan mesin utama. Tujuannya adalah efisiensi operasional,” tutur Antoni.
Baca Juga
BI Borong SBN Rp 124,3 Triliun hingga Juni 2025, Ini Tujuannya
Menurutnya, efisiensi akan memberikan ruang kenyamanan dalam menghadapi kenaikan biaya operasional, sekaligus menjaga kualitas produk agar tetap kompetitif di pasar. “Dengan efisiensi ini, kami berharap produk yang dihasilkan semakin baik dan perusahaan bisa beroperasi lebih efektif,” tambah dia.
Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu, (18/6/2025), menetapkan pembagian dividen tunai mencapai Rp 42,64 miliar atau setara 75% dari laba bersih tahun buku 2024. Jumlah tersebut setara dengan Rp 139,21 per saham.

