Mayoritas Sektor Saham Anjlok, IHSG Terkoreksi 49 Poin
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/1/2024), ditutup anjlok sebanyak 49,78 poin (0,69%) menjadi 7.178,04. Indeks bergerak dalam rentang 7.176-7.253 dengan nilai transaksi Rp 7,30 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi koreksi sebagian besar sektor saham, yaitu saham sektor keuangan 1,78%, sektor transportasi 0,92%, sektor konsumer primer 0,69%, sektor kesehatan 0,63%, dan sektor infrastruktur 0,49%.
Baca Juga
Surplus Neraca Perdagangan Surut di 2023, Kemenko Perekonomian Ungkap Penyebab
Sebaliknya penguatan melanda beberapa sektor saham berikut, yaitu saham sektor energi 1,04%, sektor industry 0,63%, sektor material dasar 0,32%, dan sektor konsumer non primer 0,04%.
Sedangkan tiga dari empat saham emiten Prajogo Pangestu ditutup melemah, yaitu saham CUAN, BREN, dan saham BRPT, termasuk saham PTRO. Sebaliknya penguatan melanda saham TPIA.
Baca Juga
Saat Harga Murah, Dua Investor Ini Borong Saham Cashlez (CASH)
Pelemahan juga melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD), dan PT Batavia Prosperindo Tbk (BPTR).
IHSG kemarin ditutup terpangkas 28,41 poin (0,39%) menjadi 7.227,82. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,48 triliun ditopang adanya crossing saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dari investor lokal ke asing senilai Rp 2,30 triliun.

