Adu Kuat Kinerja 6 Saham Emiten Tambang Emas, Siapa Tercuan?
JAKARTA, investortrust.id – Kinerja saham enam emiten tambang emas ini moncer sepanjang year to date (ytd) 2025, seiring dengan lompatan harga emas dunia lebih dari 30% menjadi US$ 3.425 per ounce. Penguatan harga saham tertinggi lebih dari 121% dan hanya satu saham yang masih mengalami penurunan tipis.
Berdasarkan data Tradingview, kenaikan harga saham emitent ambang emas dicatatkan PT J Resosources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dengan kenaikan lebih dari 121% menjadi Rp 555 hingga perdagangan intraday sesi I, Jumat (13/6/2025). Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil mencatatkan penguatan lebih dari 111% ytd menjadi Rp 3.260.
Baca Juga
Mirae Sekuritas: Harga Emas Bisa ke US$ 3.500, Saham 4 Emiten Ini Layak Dilirik
Kenaikan juga melanda saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) juga melesat lebih dari 97% ytd menjadi Rp 510, saham PT Merde Copper Gold Tbk (MDKA) menguat lebih dari 43% menjadi Rp 2.280, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menguat lebih dari 26% menjadi Rp 500. Sebaliknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun tipis lebih dari 2% menjadi Rp 8.250.
Dari sisi aktivatas investor asing di enam saham tersebut dalam sebulan terakhir, data BEI mengungkap pembelian (net buy) tertinggi masih dicatatkan saham ANTM mencapai Rp 2,1 triliun, disusul BRMS mencapai Rp 916 miliar, dan PSAB mencapai Rp 115 miliar.
Baca Juga
Israel Serang Iran, Saham Emiten Migas hingga Emas Ada ENRG hingga RATU bisa Terkerek
Sebaliknya ARCI justru membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 12 miliar, MDKA dengan net sell Rp 47 miliar, dan net sell terbesar dicatatkan saham AMMN dalam sebulan terakhir telah mencapai Rp 360 miliar.

