Tiga Saham Pendatang Baru Ini Kompak Menguat, Tertinggi IPKM
JAKARTA, investortrust.id – Ketiga saham pendatang baru ini, PT Ikapramindo Putramas Tbk (IPKM), PT Mastersystem Infoatama Tbk (MSTI), dan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), berhasil ditutup menguat pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/11/2023).
Berdasarkan data BEI, penguatan tertinggi dicatatkan saahm IKPM dengan kenaikan Rp 16 (9,70%) menjadi Rp 181. Bahkan, saham ini sempat melesat ke level tertinggi intraday Rp 222.
Baca Juga
Resmi Listing di BEI, Saham RGAS, MSTI dan IKPM Kompak Menguat
Selanjutnya saham MSTI ditutup menguat Rp 95 (7,01%) menjadi Rp 1.450. Saham yang dicatatkan di papan utama ini sempat melesat hingga mencapai level tertinggi intraday Rp 1.690.
Terkahir, saham RGAS hanya berhasil naik Rp 5 (4,17%) menjadi Rp 125. Saham yang dicatatkan di papan pengembangan ini bergerak dalam rentang Rp 120-150 per saham.
Ikahpharmindo (IKPM) merupakan perusahaan pabrikan dan pemasar produk farmasi dan kesehatan konsumen. Perseroan memproduksi dan memasarkan beragam merek dalam kategori produk farmasi Obat Resep, OTC, Nutraseutikal, produk perawatan rambut profesional dan produk bayi.
Baca Juga
Incar Rp 1 Triliun, Mastersystem (MSTI) Pasang Harga Bookbuilding Rp1.355 - Rp1.595
IKPM melepas sebanyak 3,36 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 165, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 55,59 miliar. Sedangkan OCBC Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek perseroan.
Sementara itu, Kian Santang Muliatama (RGAS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga engineering, procurement and construction (EPC).
Kian Santang akan melepas sebanyak 334,20 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham, sehingga total dana yang diraup berkisar Rp 40,10 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham yang listing di papan pengembangan ini adalah Erdikha Sekirtas.
Sementara itu, Mastersystem (MSTI )melepas sebanyak 470,82 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.355, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 637,96 miliar. Perseroan juga menggelar program alokasi saham karyawan (ESA) sebanyak 6,45 juta saham.
Baca Juga
Bookbuilding IPO, Penyedia Jasa Migas Kian Santang (RGAS) Bidik Dana Rp 40,77 Miliar
Terkait penggunaan dana, manajemen perseroan dalam prospectus menyebutkan bahwa sekitar Rp 101,57 miliar dana perolehan akan digunkanan untuk pebayaran sebagian pokok utang kepada Bank OCBC. Sisa dana hasil IPO saham akan ditempakan sebagai modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan usaha perseroan.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan perseroan hingga April 2023, Mastersystem mencatatkan peningkatan pendapatan menjadi Rp 745,20 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 539,89 miliar, Laba usaha turun dari Rp 52,16 miliar menjadi Rp 47,43 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan justru naik dari Rp 42.42 miliar menjadi Rp 49,67 miliar.

