Saham Garaha Layar (BLTZ) Disuspensi, Manajemen Beri Penjelasan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) dipicu lompatan harga dalam beberapa hari terakhir. Penghentian sementara mulai sesi I, Kamis (30/11/2023).
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, saham BLTZ telah melesat sebanyak 91,87% dari level penutupan akhir bulan lalu Rp 1.970 menjadi Rp 3.780 pada penutupan perdagangan saham kemarin.
Baca Juga
Dipicu Spekulasi Pertemuan OPEC+ dan Penutupan ‘Black Sea’, Harga Minyak Naik Hampir 2%
“BEI menghentikan sementara perdagangan saham BLTZ dipicu peningkatan harga kumulatif yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Suspensi saham tersebut dalam rangka cooling down,” ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A dalam penjelasan resminya di Jakarta, kemarin.
Sedangkan berdasarkan laporan kinerja keuangan hingga September 2023, perseroan membukukan peningkatan tipis pendapatan dari Rp 794,04 miliar menjadi Rp 796,78 miliar. Meski pendapatan naik, perseroan justru mencatatkan kenaikan rugi tahun berjalan dari Rp 14,82 miliar menjadi Rp 37,49 miliar.
Baca Juga
Singgung Perang dan Dampak Perubahan Iklim, Presiden Jokowi: Serba Dadakan
Terkait penguatan harga saham BLTZ dalam beberapa hari terakhir, manajemen BLTZ dalam penjelasannya menyebutkan tidak mengetahui adanya informasi maupun fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perseroan.
Manajemen juga menyebutkan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang bisa mempengaruhi harga saham BLTZ. Perseroan juga tidak berniat menggelar aksi korporasi dalam tiga bulan mendatang.

