IHSG Jelang Akhir Pekan Terkoreksi 28 Poin, Saham SOTS, COAL, dan PURI Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/11/2023), ditutup terkoreksi sebanyak 28,97 poin (0,42%) menjadi 6.809,26. IHSG bergerak dalam rentang 6.801,92-6.843,96 dengan nilai transaksi Rp 6,81 triliun.
Pelemahan IHSG dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor properti 1,04%, sektor keuangan 0,88%, sektor konsumer primer 0,89%, sektor kesehatan 0,66%, dan sektor infrastruktur 0,56%.
Baca Juga
Tigaraksa (TGKA) Bagikan Dividen Interim, Simak Jadwal Berikut
Sedangkan penguatan melanda saham sektor material dasar menguat 0,28%, sektor energi naik 0,17%, sektor teknologi 0,25%, dan saham sektor transportasi menguat 0,43%.
Meski IHSG turun, sejumlah saham ini masih berhasil torehkan lompatan harga. Di antaranya, saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik hingga ARA Rp 50 (24,51%) menjadi Rp 254, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) naik Rp 10 (20%) menjadi Rp 60, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik Rp 52 (18,44%) menjadi Rp 334, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik Rp 250 (12,89%) menjadi Rp 2.190, dan PT Temas Tbk (TMAS) naik Rp 14 (10,07%) menjadi Rp 153.
Baca Juga
Saat BREN dan CUAN Disuspensi, Investor Berbondong-bondong ke Saham Barito (BRPT)
Sedangkan kelima saham ini torehkan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Victoria Insurance Tbk (VINS), PT Primarindo Asias Infrastructure Tbk (BIMA), PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS), PT Era Medai Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA).

