Kiwoom Sekuritas: IHSG Rawan Koreksi, Pantau ELSA, MEDC, dan MYOR
JAKARTA, investortrust.id - Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan tertekan pada perdagangan hari ini, Senin (18/3/2024).
Pergerakan IHSG diramal berada dalam rentang support 7.237 dan resistance 7.445.
“IHSG akan menguji support MA20/7.328 dengan indikator MACD dan RSI mulai menunjukkan tren pelemahan, terlebih pekan ini adalah pekan bank sentral yang akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan” ujar Audi kepada investortrust.id, Senin (18/3/2024).
Baca Juga
Melesat 88% Sepekan, Perdagangan Saham Latinusa (NIKL) Disuspensi
Sementara sentimen dalam negeri, terdapat rilis keputusan suku bunga BI Rate yang tetap pada level 6%.
Audi menilai, ini merupakan langkah BI untuk menjaga stabilitas rupiah terlebih juka melihat tren inflasi Indonesia yang sudah cenderung landai.
“Hal ini akan direspon moderat oleh pasar ditengah mulai terjadi kembali inflow ke IHSG dan pertumbuhan kredit mulai kembali double digit per Februari 2024,” papar Audi.
Baca Juga
Sedangkan dari sentimen luar negeri sendiri, Audi memperkirakan bahwa rilis suku bunga acuan the Fed dan proyeksi ekonomi Bank Sentral adalah puncak siklus suku bunga dan berpotensi mulai terjadinya pelonggaran.
“Terlihat dari data tenaga kerja yang kuat dan inflasi yang mulai landai. Hal ini dapat direspons positif oleh pasar seriring mendorong kembali masuknya aliran ke pasar saham,” ungkapnya.
Untuk itu, Kiwoom Sekuritas memberikan rekomendasi saham dengan analisis teknikal sebagai berikut:
• PT Elnusa Tbk (ELSA), trading buy
Support: 382 Resistance: 422
• PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), buy on weakness 1.400-1.415
Support: 1.340 Resistance: 1.660
• PT Mayora Indah Tbk (MYOR), trading buy
Support: 2.330 Resistance: 2.530
Sebagai catatan, pada perdagangan Jumat (15/03/2024), IHSG ditutup melemah 105,27 poin (1,42%) menjadi 7.328,05. Dengan 226 saham menguat, 312 saham menurun, dan 230 saham tidak mengalami perubahan harga. Serta, nilai transaksi mencapai Rp 17,8 triliun (all market). (CR-4)

