Pengelola Taman Rekreasi Terbesar Ini (PJAA) Berbalik Merugi di Kuartal I-2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) atau perusahaan pengelolan Taman Impian Jaya Ancol berbalik merugi Rp 11,17 miliar pada kuartal I-2025, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba bersih tahun berjalan entitas induk Rp 13,02 miliar.
Manajemen dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (23/4/2025) menyebutkan bahwa rugi tersebut dipicu atas penurunan pendapatan usaha dari Rp 255,65 miliar menjadi Rp 210,79 miliar. Penurunan tersebut memicu laba bruto anjlok dari Rp 112,51 miliar menjadi Rp 74,17 miliar.
Baca Juga
Jaya Ancol (PJAA) Catatkan Penurunan Kinerja di 2024, Ada Apa?
Emiten pengelola taman rekreasi terbesar di Indonesia ini (PJAA) juga mencatatkan penurunan dalam laba usaha dari Rp 50,01 miliar menjadi Rp 17,41 miliar. Penurunan dalam tersebut dipicu atas penurunan drastis laba bruto, meskipun beban usaha mengalami penurunan.
Sebaliknya PJAA mencatatkan peningkatan total aset dari Rp 3,59 triliun menjadi Rp 3,61 triliun. Liabilitas juga mengalami peningkatan dari Rp 1,85 triliun menjadi Rp 1,88 triliun.
Baca Juga
PJAA merupakan perusahaan yang dikendalikan pemerintah DKI Jakarta mencapai 72%. Sisanya dikuasai PT Pembangunan 18,01% dan investor publik mencapai 9,99%.

