Investor Asing Berbalik Net Sell, Meski IHSG Melesat, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id– Investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 247,31 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/4/2025), ditutup kembali melonjak sebanyak 96,11 poin (1,47%) menjadi 6.634.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu PT Barito Renewbales Energy Tbk (BREN) Rp 106,80 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencapai Rp 58,99 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 57,87 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 57,70 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 55,04 miliar.
Baca Juga
Pemegang Saham BRI (BBRI) Panen Dividen Final Rp 31,4 Triliun Hari Ini
Sebaliknya lima saham berikut catatkan pembelian bersih oleh pemodal asing, yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 124,15 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 102,79 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 44,85 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 41,86 miliar, dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) Rp 30,24 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang penguatan pesat sejumlah saham big cap, seperti saham emiten Aguan-Anthoni Salam, yaitu PANI melesat 15,38% menjadi Rp 12.000 dan CBDK naik 9,77% menjadi Rp 7.025. Kenaikan juga melanda saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN dan TPIA. Penguatan indeks ini juga ditopang kenaikan saham bank besar ini, yaitu BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI.
Baca Juga
BI Paparkan Alasan Beda Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi dengan IMF
Data BEI menyebutkan bahwa penguatan tertinggi dicatatkan saham sektor properti 2,45%, sektor consumer primer 1,70%, sektor keuangan 1,71%, sektor kesehatan 2,22%, sektor industry 1,27%, dan sektor consumer non primer 1,61%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar dan teknologi.
Di tengah penguatan pesat IHSG, lima saham ini torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) naik 29,41% menjadi Rp 220, PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) naik 24,21% menjadi Rp 236, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menguat 23,33% menjadi Rp 185, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melesat 23,28% menjadi Rp 143, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 19,23% menjadi Rp 1.085, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melesat 15,36% menjadi Rp 12.000. Sebaliknya penurunan dalam melanda saham emiten emas, seperti ANTM, AMMN, MDKA, hingga PZZA.

