Investor Asing Berbalik Net Sell Rp 1,12 Triliun, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id– Pemodal berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,12 triliun berimbas terhadap koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/2/2025), sebanyak 78,68 poin (1,14%) menjadi 6.794,87. Aksi ini mematahkan pembelian bersih (net buy) saham dalam dua hari terakhir.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 698,13 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 231,47 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 214,71 miliar, PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 133,01 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 40,36 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehkan net buy terbanyak, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 16,64 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 67,98 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 49,72 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 44,73 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 28,18 miliar.
Baca Juga
Reshuffle Pertama Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Pejabat yang Dicopot dan Dilantik Prabowo
Terkait penurunan indeks dipengaruhi atas pelemahan saham bank ini, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak 5,05% menjadi Rp 5.175, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak 4,84% menjadi Rp 4.520, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 3,76% menjadi Rp 8.950, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak 3,13% menjadi Rp 4.020, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sekitar 2,61% menjadi Rp 2.990. Sebaliknya saham PT Chandra Asri Paicific Tbk (TPIA) menjadi penahan penurunan indeks setelah TPIA melesat 9,22% menjadi Rp 8.000.
Secara sectoral, penurunan terbesar dicatatkan saham keuangan sebanyak 1,78%, sektor infrastruktur 0,85%, sektor consumer non primer 0,59%, sektor property 0,80%, dan sektor keuangan 0,07%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, industry, dan material dasar.
Meski IHSG anjlok dalam, lima saham ini justru torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 35% menjadi Rp 216, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) 24,91% menjadi Rp 3.460.
Baca Juga
Adi Sarana Armada (ASSA) Incar Pertumbuhan Industri Logistik Sampai 10%
Kenaikan juga melanda saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) sebanyak 24,39% menjadi Rp 306, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,86% menjadi Rp 4.470, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 19,97% menjadi Rp 56.026.
Sebaliknya penurunan dalam pagi ini melanda saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), dan PT Shield On Service Tbk (SOSS).

