Investor Asing Akhirnya Net Buy Saham Rp 122,33 Miliar, ANTM Jadi Buruan Teratas
JAKARTA, investortrust.id– Pemodal asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bernilai Rp 122,33 miliar Selasa (22/4/2025) usai beminggu-minggu dirundung penjualan bersih (net sell). Net buy sejalan dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebanyak 92,3 poin (1,43%) menjadi 6.538,27.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 145,50 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp 139,78 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 134,89 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 55,41 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 48,07 miliar.
Baca Juga
Emas Kembali Cetak Level Baru, Siap-siap Lompatan Saham ANTM, MDKA, AMMN, hingga HRTA Berlanjut
Sebaliknya lima saham dengan torehan net sell terbanyak dicatatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 174,27 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 76,08 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 46,30 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 40,15 miliar, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 39,30 miliar.
Terkait penopang lompatan IHSG hari ini terdorong kenaikan harga saham emiten Prajogo Pangestu hingga sejumlah saham sektor batu bara menjelang penerapan aturan royalty baru. Sedangkan sektor saham penyumbang utama lompatan datang dari saham sektor energi naik 3,37%, sektor material dasar naik 3,36%, sektor property naik 1,83%, sektor infrastruktur menguat 1,70%, dan sektor keuangan naik 1,36%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer, kesehatan, dan teknologi.
Baca Juga
Moeldoko Khawatir Rencana Pelonggaran TKDN Bakal Buat Investor Kecewa
Bahkan, empat saham hari ini berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) naik 34,75% menjadi Rp 190 dan saham PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik 34,18% menjadi Rp 106.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 24,49% menjadi Rp 4.270 dan PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 24,89% menjadi Rp 1.405. Penguatan juga melanda saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) sebanyak 20,29% menjadi Rp 830 dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 19,58% menjadi Rp 855. Sebaliknya sejumlah saham ini catat penurunan dalam, seperti saham LPPF, FMII, CSRA, SNLK, dan JPFA.

