TPIA melalui Anak Usahanya Chandra Daya Investasi Tambah Saham di Dua Perusahaan Ini, IPO Saham Mendekat?
JAKARTA, investortrust.id – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melalui anak usahanya PT Chandra Daya Investasi (CDI) mengakuisisi saham PT Marina Indah Maritim dan PT Chandra Shipping International (CSI). Aksi ini menjadikan Chandra Daya sebagai pengendali utama kedua perusahaan baru tersebut.
Manajemen perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini (TPIA) menyebutkan bahwa CDI akan mengakuisisi sebanyak 434.010 saham CSI dari PT Buana Priamatama Niaga. Aksi tersebut menjadikan total saham CSI yang dikendalikan CDI bertambah dari semula 49% menjadi 99,99%. CDI juga telah melakukan pembayaran uang muka untuk akuisisi saham tersebut.
Baca Juga
Yakin Prospek Kuat Jangka Panjang, Telkom (TLKM) Buyback Saham Rp 3 Triliun
CDI juga mengakuisisi sebanyak 2,67 juta saham PT Marina Indah Maritim (MIM) dari PT Buana Primatama Niaga (BPN). Aksi ini menjadikan CDI sebagai pengendali utama saham MIM dengan kepemilikan 99,99% saham, dibandingkan sebelum akuisisi mencapai 49% saham.
Manajemen TPIA menambahkan bahwa aksi tersebut bertujuan untuk memperluas portfolio kegiatan usahanya. Selain itu, transaksi ini akan memperkuat posisi bisnis perseroan kedepannya dan meningkatkan ekuitas, aset dan pendapatan grup Perseroan. Pengambilalihan saham MIM dan CSI ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional.
Baca Juga
Yakin Prospek Kuat Jangka Panjang, Telkom (TLKM) Buyback Saham Rp 3 Triliun
Sebelumnya, Chandra Asri Pacifik (TPIA) bersama pemegang saham lainnya Phoenix Power BV menambah setoran modal anak usahanya PT Chandra Daya Investasi (CDI) senilai Rp 1,75 triliun. Penambahan modal tersebut terdiri atas setoran dari TPIA bernilai Rp 853,26 miliar dan sisanya dari Phoenix Power BV sebanyak Rp 900,667 miliar. Penambahan tersebut menjadikan total modal disetor CDI bertambah dari semula Rp 9,48 triliun menjadi Rp 11,23 triliun.
Peningkatan modal tersebut dilakukan dengan mengeksekusi sebanyak 8,53 miliar saham baru yang diterbitkan CDI oleh TPIA bernilai Rp 853,26 miliar. Sedangkan sisanya sebanyak 9 miliar saham diambil Phoenix. “Penambahan modal tersebut berakibat terhadap perubahan persentase saham yang dimiliki TPIA dan Phenix di CDI. TPIA kini menguasai 66,7% saham CDI dari sebelumnya 70%. Adapun jumlah saham CDI yang dikuasai Phoenix bertambah dari 30% menjadi 33,3% saham,” tulisnya.

