Usai Saham CHIP, SATU, dan MSIN Masuk UMA, Pergerakannya Langsung Berbalik Arah
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan ketiga saham ini dalam daftar saham yang bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA). Hal ini seiring dengan pergerakan harga yang tiba-tiba melesat dan turun.
Daftar saham perdana yang dimasukkan UMA adalah PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), menyusul lompatan harga saham tersebut dalam beberapa hari terakhir. Data BEI menyebutkan, saham ini telah melesat dari Rp 1.675 pada penutupan perdagangan akhir Agustus 2023 menjadi Rp 2.480 pada penutupan perdagangan kemarin.
Baca Juga
IHSG Sesi I Melesat ke Level 7.032, Saham POLU dan ALKA Cetak ARA
BEI juga memasukkan saham PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) dalam daftar UMA, menyusul lompatan harga sahamnya dalam beberapa hari terakhir.
Bahkan, dalam dua hari berturut-turut saham SATU melesat hingga auto reject atas (ARA). Data BEI menyebutkan saham SATU melesat dari level Rp 50 akhir Agustus 2023 menjadi Rp 90 pada penutupan perdagangan kemarin.
Baca Juga
Saham Dilanda Profit Taking, Medco (MEDC) Raih Pinjaman dari Anak Usaha
Sebaliknya saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dimasukkan dalam daftar UMA setelah saham ini mencatatkan penurunan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data BEI, saham MSIN anjlok dari level Rp 3.690 pada penutupan akhir Agustus 2023 menjadi Rp 1.980 pada penutupan perdagangan kemarin.
Berbalik Arah
Usai ketiga saham ini dimasukkan dalam daftar saham UMA, pergerakan harganya langsung berbalik. Di antaranya, saham CHIP langsung terjun hingga auto reject bawah (ARB) Rp 240 (9,68%) menjadi Rp 2.240 pada penutupan perdagangan sesi I.
Baca Juga
Dua Pekan Transaksi Saham Golden Flower (POLU) Terbang 162%, Ternyata Masih Merugi
Begitu juga dengan saham SATU ikut anjlok Rp 13 (14,44%) menjadi Rp 77. Sebagaima diketahui saham CHIP dan SATU masuk dalam daftar UMA akibat lompatan harga dalam beberapa hari terakhir.
Sedangkan saham MSIN berbalik arah menjadi naik Rp 20 (1,01%) menjadi Rp 2.000 setelah masuk UMA akibat penurunan harga siginfikan dalam beberapa hari terakhir. Saham MSIN sempat anjlok di awal transaksi ke level Rp 1.655, namun kemudian berbalik arah jelang penutupan sesi I.

