Bidik Dana Rp 5,89 Triliun, Surge (WIFI) Rights Issue 55,56% Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) atau Surge akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan target dana Rp 5,89 triliun. Aksi korporasi ini akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham.
WIFI dalam prospectus ringkat yang diterbitkan di Jakarta kemarin menyebutkan bahwa perseroan akan menerbitkan sebanyak 2,94 miliar atau 55,56% saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 2.000 per saham. Setiap 4 saham lama berhak mendapatkan 5 saham HMETD.
Baca Juga
Hadirkan Internet Terjangkau, Surge (WIFI) - Orex Sai Teken Perjanjian Komersial Multi Tahun
Manajemen WIFI mengungkap bahwa senilai Rp 5,8 triliun dana rights issue tersebut akan digunakan untuk pembangunan jaringan fiber to the home (FTTH) sebanyak 4 juta homepass di Pulau Jawa. Pembangunan tersebut ditargetkan mulai kuartal II tahun ini.
Sedangkan sisa dana perolehan penerbitan saham baru tersebut dimanfaatkan sebagai modal kerja, termasuk namun tidak terbatas untuk biaya pembelian perlengkapan penunjang, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran, biaya pelatihan serta biaya overhead lainnya.
Pernyataan efektif penerbitan saham baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan pada 3 Juni. Sedangkan periode pelaksanaan HMETD ditargetkan pada 17-23 Juni 2025.
Baca Juga
Usai Adik Prabowo, Arwin Rasyid, dan Fadel Muhammad Masuk, Saham Surge (WIFI) Melesat hingga ARA
Berdasarkan rilis kinerja keuangan, Surge (WIFI) berhasil membukukan peningkatan pendapatan bersih dari Rp 439,32 miliar menjadi Rp 671,85 miliar tahun 2024. Laba usaha juga melesat dari Rp 125,30 miliar menjadi Rp 344,89 miliar dan laba atribusi pemilik entitas induk melesat dari Rp 58,54 miliar menjadi Rp 231,18 miliar.
Surge kini menjadi perusahaan yang dikendalikan adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo. Hashim melalui PT Arsari Sentra Data dengan menggenggam sebanyak 45% saham PT Investasi Sukses Bersama (ISB). Adapun tercatat sebagai pengendali dengan kepemilikan 50,37% saham WIFI.

