Laba Melesat 12,3% di 2024, Intra Golflink (GOLF) Ungkap Faktor Ini
JAKARTA, investortust.id – PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan sebanyak 12,3% menjadi Rp 67,6 miliar pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 60,2 miliar. Pencapaian ini didukung oleh strategi optimalisasi seluruh segmen bisnis, termasuk operasional golf yang stabil, percepatan serah terima properti, dan ekspansi portfolio perseroan di bidang perhotelan dan fasilitas-fasilitas penunjang golf lainnya yang terus berkembang.
Laba bersih perusahaan yang dikendalikan Tommy Soeharto ini menggambarkan peningkatan ekspansi marjin laba bersih dari 33,9% menjadi 34,1%. Marjin laba ini lebih tinggi terdorong pembagian laba sebesar Rp 4 miliar dari entitas asosiasi PT Belitung Golf and Resorts (BGR).
Baca Juga
Hartadinata (HRTA) Sukses Torehkan Lompatan Laba 44,60% di 2024
Manajemen GOLF dalam keterangan resminya, Selasa (8/4/2025), laba tersebut terutama dihasilkan oleh penjualan tanah BGR kepada entitas anak Perseroan yaitu PT New Kuta Golf and Ocean View.
Sejalan dengan laba bersih, GOLF juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang solid sebesar 11,5% secara tahunan menjadi Rp 198 miliar, terdorong penjualan real estate sebesar 52,1% menjadi Rp 67,9 miliar dan pertumbuhan stabil dari pendapatan restoran yang naik 3,8% secara tahunan menjadi Rp 27,2 miliar.
Adapun operasional pendapatan dari golf berkontribusi sebesar Rp 93 miliar atau 47% dari total pendapatan. Jumlah putaran permainan di New Kuta Golf meningkat 5,7%, didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan asing yang telah melampaui tingkat pra-pandemi covid di tahun 2019.
Selain itu, segmen properti mencatat peningkatan pendapatan yang solid, didukung oleh permintaan tinggi terhadap premium properƟ residensial. Pendapatan real estate melonjak 52,1% YoY menjadi Rp 67,9 miliar, dengan proyek The Links Golf Villa dan Sequoia Hills terus menarik minat pembeli.
Baca Juga
Intra Golflink (GOLF) terus memperkuat portofolio hospitality dan fasilitas pendukung lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan aliran pendapatan berulang. Salah satu proyek unggulan luxury boutique hotel bintang 6 yang memiliki lokasi eksotis dengan pemandangan ke Samudra Indonesia, ditargetkan selesai pada kuartal IV-2027.
Hotel ini akan menjadi standar baru dalam segmen resort golf mewah dan memperkuat brand positioning Perseroan di industri perhotelan luxury. Selain itu, pendapatan restoran dan F&B meningkat 13,7% secara tahunan menjadi Rp 27,2 miliar yang menunjukkan kemampuan perseroan dalam menangkap nilai lebih dari segmen non-golf.

