Laba Bersih Intra GolfLink Resorts (GOLF) Kuartal III-2025 Naik 22,7%, Berkat Lini Bisnis Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF), membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 109,6 miliar yang naik 10,2% (yoy) pada kuartal III-2025 dengan laba bersih Rp 18,9 miliar yang naik 22,7% (yoy).
Direktur Utama Intra GolfLink Resorts Dwi Febri Astuti menjelaskan, kinerja perseroan ditopang pendapatan berulang yang stabil dari operasional golf dan pengakuan pendapatan properti melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) proyek residensial Sequoia Hills di Sentul.
“Berdasarkan struktur akuntansi KSO, GOLF mencatat penjualan lahan pada saat serah terima, sementara bagian laba dari kerja sama pengembangan dengan Triniti Land akan diakui pada periode-periode mendatang,” jelas manajemen, melalui keterangan resmi pada Kamis (30/10/2025).
Pendapat bersih emiten yang memiliki dan mengelola tiga lapangan golf melalui entitas anak di Bali, Sentul, dan Belitung itu tumbuh terutama berkat lonjakan pendapatan New Kuta Golf (NKG) yang meningkat 22,8% (yoy) menjadi Rp 85,1 miliar.
Peningkatan ini didorong pertumbuhan pendapatan golf sebesar 27,9%, seiring rekor jumlah rounds yang terus berlanjut.
Istilah rounds di perusahaan pengelola lapangan golf menggambarkan total pengunjung yakni pemain golf yang menyelesaikan satu putaran babak. Metrik ini dapat menunjukkan kinerja operasional perusahaan.
Setelah mencatat 7.249 rounds pada Juni, NKG mempertahankan momentum sepanjang kuartal ketiga dengan 7.620 rounds pada Juli dan 7.763 rounds pada Agustus, menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang sejarah NKG.
“Pendapatan restoran juga naik 24,6% (yoy), mencerminkan peningkatan kunjungan wisatawan dan tingkat utilisasi lapangan yang tinggi,” simpul manajemen.
Sementara itu, kontribusi dari Palm Hill Golf Sentul masih terbatas karena tengah dalam proses transformasi menjadi kawasan Sequoia Hills. Namun demikian, strategi perseroan untuk mengembangkan kawasan properti terintegrasi bernilai tinggi terus menunjukkan kemajuan dengan proses serah terima klaster pertama yang akan terus berlangsung sepanjang 2025.
Baca Juga
Intra Golflink (GOLF) Cetak Kenaikan Kinerja di Semester I-2025, tapi Sahamnya Tetap Melempem
Lebih rinci, GOLF mencatat laba kotor Rp 63,4 miliar pada kuartal III-2025 yang naik 6,6% (yoy), dengan margin kotor solid di 57,8%, dibandingkan 59,8% pada periode sama tahun sebelumnya. Penurunan margin ini terutama disebabkan pengakuan pendapatan properti dari penjualan lahan Sequoia Hills yang dicatat di bawah skema KSO dengan Triniti Land.
“Karena pengakuan lahan dilakukan pada harga sedikit di atas nilai buku, maka margin yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan margin dari segmen golf,” jelas Febri.
Sementara, laba usaha GOLF naik 12,1% (yoy) menjadi Rp 25,4 miliar, didukung pertumbuhan pendapatan berulang dan pengelolaan biaya yang disiplin. Dengan laba bersih Rp 18,8 miliar, perseroan mencetak margin keuntungan 17,2%.
“Ini menunjukkan kemampuan kami menjaga kualitas laba, sambil menumbuhkan pendapatan dari segmen golf maupun properti,” pungkas manajemen.

