Mandiri Sekuritas Jagokan Saham BBRI, ISAT, GJTL, dan CUAN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/12/2023), diperkirakan bergerak dalam rentang support 7.050 dan resistance 7.140. Pergerakan bullish dalam jangka pendek masih berlanjut.
IHSG kemarin ditutup naik sebanyak 33,69 poin (0,48%) ke level tertinggi baru tahun ini 7.093,60.Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 662,88 miliar.Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 599,45 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 210,19 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 124,72 miliar.
Baca Juga
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah dengan penurunan terdalam melanda indeks Nasdaq sebanyak 0,84%, indeks Dow Jones sebanyak 0,11%, dan indeks S&P500 melemah 0,54%. Sedangkan beberapa bursa saham Eropa ditutup menguat.
Mandiri Sekuritas dalam riset hari ini menetapkan empat saham sebagai pilihan teratas, yaitu saham BBRI dengan target harga Rp 5.750, saham ISAT dengan target harga Rp 10.100, saham GJTL dengan target harga Rp 1.220, dan saham CUAN dengan target harga Rp 9.950.
Baca Juga
Wall Street Dilanda “Profit Taking”, Nasdaq Tertekan Saham Big Tech
Kemarin, IHSG menguat ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,29%, sektor material dasr 0,97%, sektor energi 0,66%, sektor keuangan 0,48%, dan sektor properti 0,33%.
BEI juga mencatatkan empat saham menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Aesler Grup internasional Tbk (RONY) melesat Rp 74 (25%) menjadi Rp 370, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp 220 (24,72%) menjadi Rp 1.110, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik Rp 1.200 (19,83%) menjadi Rp 7.250, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik Rp 8.000 (19,96%) menjadi Rp 48,075.

