IHSG Diprediksi Menuju Resistance 6.416 Hari Ini dengan Tiga Saham Pilihan Berikut
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/3/2025), diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.146-6.416. Namun tanda pembalikan arah dalam jangka panjang belum terlihat.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa level support indeks naik ke 6.146 setelah IHSG kemarin ditutup melesat 1,21%. Meski demikian belum terlihat peluang pembalikan arah dari bearish untuk jangka panjang.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penguatan Wall Street semalam setelah Dow Jones naik tipis 0,0098%, S&P500 menguat 0,16%, dan Nasdaq menguat 0,46%.
Baca Juga
Daya Intiguna Yasa (MDIY) Rencanakan Pembagian Dividen Minimal Rp 431,32 Miliar
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli tiga saham berikut, yaitu LSIP dengan target harga Rp 1.105-1.145, BTPS dengan target harga Rp 935-945, dan SMGR mencapai Rp 2.680-2.780. Sebaliknya saham PGAS direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 1,21% menjadi 6.235 dengan pemodal asing akhirnya merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 214,64 miliar. Terbanyak PT Bank rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 338,42 miliar, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) Rp 261,77 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 69,22 miliar.
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan saham sektor bank, khususnya bank BUMN. Di antaranya, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 12,32% menjadi Rp 2.370, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 6,28% menjadi Rp 4.740, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 5,25% menjadi Rp 3.800. Lompatan juga melanda saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebanyak 4,46% menjadi Rp 820 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melesat 4,84% menjadi Rp 3.900. Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai emiten market cap terbesar di BEI menguat 1,26% menjadi Rp 8.050.
Baca Juga
Kadin: Perang Tarif AS - China Buka Peluang Ekspor Indonesia Hingga US$ 1,69 Miliar
Di tengah penguatan indeks tersebut, saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) berhasil cetak auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,09% menjadi Rp 236 dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 19,84% menjadi Rp 7.400. Kenaikan juga melanda saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 26% menjadi Rp 189, PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) naik 14,43% menjadi Rp 111.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam pagi ini dicatatkan saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI), PT Techno9 Indoensia Tbk (NINE), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA).

