Laba Inti Indofood (INDF) Naik Jadi Rp 11,34 Triliun di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan peningkatan laba inti sebanyak 16% menjadi Rp 11,34 triliun pada 2024. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan dan penguatan margin keuntungan.
Dirut dan CEO Indofood Anthoni Salim mengatakan, perseroan berhasil menorehkan peningkatan penjualan bersih sebanyak 4% menjadi Rp 115,79 triliun pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 111,70 triliun.
Baca Juga
Betumbuh Pesat, Saham Indofood CBP (ICBP) Diganjar Rekomendasi Buy dengan Target Harga Berikut
Pertumbuhan tersebut berimbas terhadap peningkatan laba usaha sebanyak 17% menjadi Rp 23,09 triliun pada 2024, dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp 19,66 triliun. Margin laba usaha juga meningkat dari 17,6% menjadi 19,9%.
Pertumbuhan tersebut berimbas terhadap kenaikan laba inti INDF sebanyak 16% dari Rp 9,78 triliun menjadi Rp 11,34 triliun pada 2024. “Tahun 2024 merupakan tahun yang solid bagi Indofood dengan pertumbuhan penjualan dan profitabilitas yang didukung kegaiatan operasional terintegrasi serta posisi pasar yang kuat,” tulisnya dalam penjelasan resminya, hari ini.
Baca Juga
Investor Asing Akhirnya Catat Net Buy Rp 214,64 Miliar, Saham Bank Ini mulai Dikoleksi
Terkait tahun 2025, dia mengatakan, perseroan akan focus dalam menghasilkan pertumbuhan secara organic. Perseroan juga akan terus menjaga keseimbangan dengan profitabilitas dengan neraca keuangan yang sehat.
Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk INDF naik dari Rp 8,14 triliun menjadi Rp 8,64 triliun. Kenaikan tersebut berdampak terhadap peningkatan laba per saham perseroan dari Rp 928 menjadi Rp 984 per saham.

