Rosan Optimistis: Saham BUMN bakal Bounce Back Usai Danantara Bekerja
JAKARTA, investortrust.id - CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani optimistis bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali bounce back, seiring dengan proyeksi kebangkitan saham-saham emiten BUMN.
Dirinya juga menyayangkan sejumlah pihak yang mengaitkan penurunan harga saham-saham BUMN dan IHSG secara umum akibat pembentukan Danantara oleh pemerintah.
Baca Juga
Likuiditas Mengarah Longgar, Saatnya mulai Lirik Saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, dan BRIS
"Penurunan IHSG dalam beberapa pekan selalu dihubungkan ke Danantara. Padahal penurunan indeks bursa itu dipengaruhi banyak faktor," katanya usai menghadiri agenda Meet the Team Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2025).
Menteri investasi dan hilirisasi/kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu melanjutkan bahwa emiten atau perusahaan-perusahaan BUMN memiliki fundamental yang baik. Bahkan, perusahaan-perusahaan BUMN perlahan telah memenuhi kualifikasi standar yang ditetapkan oleh Danantara.
Oleh karena itu, menurut dia, kinerja saham BUMN bakal moncer ke depan atau setelah Danantara bekerja. "Saya meyakini ini akan bounce back, Danantara justru akan menjadi sentimen positif ke depan," ujarnya.
Baca Juga
Dirut BEI Minta Beri Waktu Danantara Karena Dinilai Jadi Pendorong Sentimen Amblesnya IHSG
Sebagaimana diketahui, IHSG BEI telah anjlok sebanyak 12,98% menjadi 6.161 terhitung sejak awal tahun hingga kemarin atau year to date (ytd). Penurunan tersebut menjadikan kinerja IHSG BEI terburuk kedua di Asia Pacific setelah Thailand dengan koreksi 15,01%.
Penurunan tersebut juga sejalan dengan koreksi IDX BUMN20 mencapai 15,19% ytd. Sedangkan berdasarkan data, saham BBTN telah anjlok 33,16% ytd, BRIS melemah 24,10% ytd, BMRI 22,56%, BBNI sebanyak 18,30%, dan BBRI sebanyak 12,11%. Penurunan saham tersebut jauh di bawah koreksi IHSG.

