Reliance Sekuritas: IHSG Bisa Lanjutkan Penguatan dengan 4 Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/3/2025), berpeluang lanjutkan penguatan. Sedangkan empat saham pilihan hari ini adalah SCMA, ERAA, SMGR, dan INTP.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk white spinning top, di bawah MA5 serta indikator Stochastic dalam keadaan golden cross. “Dengan demikian, kami proyeksikan lanjutkan kenaikan dengan saham pilihan SCMA, ERAA, SMGR, dan INTP,” tulisnya.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street semalam terdorong sentimen positif keputusan The Fed pertahankan suku bunga angka 4.5%. Beberapa bursa saham Asia dibuka menguat pagi ini, seperti Nikkei dan Kospi.
Baca Juga
Terkait saham pilihan hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham SCMA dengan target harga Rp 236, ERAA dengan target harga Rp 438, SMGR dengan target harga Rp 2.600, dan INTP dengan target harga Rp 5.225.
IHSG kemarin ditutup rebound sebanyak 88,27 poin (1,42%) menjadi 6.311,66 dengan net sell saham masih berlanjut Rp 910,34 miliar.Net sell terbanyak kembali melanda saham perbankan berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 540,32 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 254,39 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 176,53 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan pesat saham big cap, khususnya saham emiten Prajogo Pangestu. Di antaranya, BREN, TPIA, BRPT, CUAN, dan PTRO. Penguatan juga didukung kenaikan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) hingga auto reject atas (ARA). Penguatan juga terdorong kenaikan tipis saham bank besar, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI.
Rebound indeks tersebut kian membesar setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengizinkan emiten menggelar pembelian kembali (buyback) saham tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Kebikan ini yang akan diterapkan selama enam bulan tersebut telah berlaku mulai kemarin.
Baca Juga
Green Power (LABA) Ungkap Aksi Korporasi Besar hingga Aksi Pengendali Ini
Secara sectoral, saham sektor teknologi menjadi penopang utama dengan kenaikan 9,59%, sektor energi 1,66%, sektor material dasar 1,18%, sektor industry 0,55%, sektor property 0,92%, dan sektor infrastruktur 0,92%. Satu-satunya sektor saham turun adalah consumer primer 0,12%.
Di tengah penguatan tersebut, lima saham berikut torehkan lompatan harga paling kuat PT Lion Metal Works Tbk (LION) terbang 25% menjadi Rp 490, PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) naik 24,17% menjadi Rp 298, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 20,59% menjadi Rp 615, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) naik 18,33% menjadi Rp 71, dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik 17,53% menjadi Rp 114.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda, yaitu PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Bisi International Tbk (BISI), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), dan PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM).

