Mayoritas Sektor Saham Terkoreksi, IHSG Sesi I Berakhir Merah
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (31/8/2023), terkoreksi hingga 33,38 poin (0,48%) menjadi 6.933,28. Sedangkan pergerakannya beradal dalam rentang 6.933,28-6.982,34 dengan nilai transaksi Rp 4,53 triliun.
Koreksi IHSG ini dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor kesehatan 1,56%, sektor infrastruktur 1,26%, sektor material dasar sekitar 0,89%, sektor energi 0,80%, dan sektor konsumer primer 0,40%.
Baca Juga
Mandiri Sekuritas: Meski Terkendali, Inflasi YoY Agustus Diprediksi Naik ke 3,34%
Adapun penguatan hanya melanda pada kedua sektor saham ini, yaitu saham sektor transportasi naik 0,95% dan sektor teknologi menguat 0,30%.
Saat IHSG terkoreksi, beberapa saham ini torehkan lompatan harga saham PT Victoria Insurance Tbk (VINS) naik Rp 35 (25,93%) menjadi Rp 170, PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) menguat Rp 60 (19,35%) menjadi Rp 370, dan PT Temas Tbk (TMAS) menguat Rp 25 (13,97%) menjadi Rp 204.
Baca Juga
Laba Capai Level Tertinggi, Dua Sekuritas Ini Rekomendasikan 'Buy' BRI (BBRI)
Kondisi berbeda dengan saham PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA), PT Humpuss Interomda Transportasi Tbk (HITS), dan PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), justru torehkan penurunan hingga ARB.

