IHSG Bergerak di Zona Merah, Sejumlah Sektor Saham Ini Terkoreksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) intraday sesi I, Kamis (24/10/2024), bergerak di zona merah dengan penurunan tipis berkisar 11 poin (0,16%) menjadi 7.775 hingga pukul 10.10 WIB. Pelemahan tersebut dipicu atas sejumlah sektor saham.
Beberapa sektor saham yang mencatatkan penurunan terbesar, yaitu saham sektor kesehatan, sektor energi, sektor material dasar, sektor konsumer primer, sektor konsumer non primer, dan sektor properti. Sebaliknya pengutan melanda saham sektor industri, sektor teknologi, sektor keuangan, dan sektor infrastruktur.
Baca Juga
Merger XL (EXCL) dan Smartfren (FREN) Memasuki Babak Baru, Apa Itu?
Meski IHSG melemah, saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) kembali melesat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,81% menjadi Rp 4.830. Penguatan juga melanda saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) menguat sebanyak 21,70% menjadi Rp 128 dan PT Bank Artha Graha Interansional Tbk (INPC) naik 15,74% menjadi Rp 124.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), PT Jhonline Agra Raya Tbk (JARR), dan PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS).
IHSG kemarin ditutup terkoreksi tipis 1,42 poin (0,02%) menjadi 7.787. Pergerakan IHSG dalam rentang 7.761-7.805 dengan nilai transaksi Rp 11,03 triliun. Sedangkan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,72 triliun dipiju crossing saham PT Surmas Dutamakmur Tbk (SMDM) Rp 2,33 triliun.
Baca Juga
Pelemahan IHSG kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,57%, sektor properti 1,04%, sektor infrastruktur 0,42%, sektor konsumer primer 0,05%, dan sektor energi 0,04%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi, keuangan, konsumer non primer, industri, dan teknologi.
Walau ditutup di zona merah, tiga saham berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melesat 24,84% menjadi Rp 3.870 usai keluar dari papan pemantauan khusus BEI. ARA juga melanda saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) sebanyak 24,70% menjadi Rp 3.080 dan PT Grand House Hulia Tbk (HOMI) melesat 24,49% menjadi Rp 366.

