IHSG Bergerak di Zona Merah Awal Transaksi, Sebaliknya Tiga Saham Ini Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/8/2024), dibuka melemah. Penurunan telah mencapai 18 poin (0,25%) menmjadi 7.240 hinga pukul 09.20 WIB.
Penurunan indeks dipengaruhi atas pelemahan saham sektor konsumer non primer, keuangan, dan sektor teknologi. Sisanya catatkan kenaikan tipis, seperti sektor energi, sektor material dasar, sektor material dasar, dan sektor infrastruktur.
Baca Juga
Potensi Cuan Saham Tunas Baru (TBLA) Capai 74% Didukung Dua Faktor Ini
Meski IHSG dibuka melemah, sejumlah saham tetap torehkan lompatan harga, seperti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat 19,17% menjadi Rp 715, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik 20% menjadi 264, dan PT Green Power Group Tbk (LABA) menguat 14,68% menjadi Rp 250.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), dan PT SL Global Tbk (SULI).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutp menguat 61,88 poin (0,86%) menjadi 7.257. Pemodal asing kembali membukukan pembelian bersih (net buy) saham sebanyak Rp 450,63 miliar didominasi saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 254,96 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 67,49 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 39,79 miliar.
Baca Juga
Pasar Asia Naik Setelah Melewati Pekan yang Bergejolak, Data Ekonomi India Jadi Fokus
Penguatan IHSG akhir pekan lalu ditopang kenaikan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 1,61%, sektor industru 1,11%, sektor konsumer primer 0,80%, sektor infrastruktur 0,85%, dan sektor transportasi 0,81%.
Di tengah penguatan indeks, tiga saham ini catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT SLJ Global Tbk (SULI) naik Rp 30 (34,09%) menjadi Rp 118, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) melesat Rp 104 (25%) menjadi Rp 520, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 120 (25%) menjadi Rp 600.
Grafik IHSG

