IHSG Diprediksi Lanjutkan Konsolidasi Hari Ini dengan 2 Saham Pilihan Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/3/2025), berpotensi bergerak lanjutkan konsolidasi dalam rentang 6.536-6.748.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG masih dalam tren bearish untuk jangka panjang. Sedangkan secara teknikal penurunan indeks kemarin membuka peluang berlanjutnya konsolidasi indeks.
Baca Juga
Trump Ancam Tarif 200% pada Sampanye Prancis dan Minuman Beralkohol Uni Eropa
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi kejatuhan bursa saha Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melemah 1,30%, S&P500 turun 1,39%, dan Nasdaq jatuh lebih dalam 1,96%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup melemah.
Di tengah pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ADMR dengan target harga Rp 960-990 dan BMTR dengan target harga Rp 154-158. Sebaliknya saham TINS dan ARTO direkomendasikan beli.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 17,62 poin (0,26%) menjadi 6.647 dengan investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 897,09 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 436,68 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 181,15 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 148,24 miliar.
Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) kemarin kembali torehkan penguatan sebanyak 10% menjadi Rp 226.150 berhasil menahan indeks hingga tak terperosok lebih dalam. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir DCII tercatat sebagai saham utama penopang indeks. Saat ini, market cap saham emiten Data Center ini telah mencapai Rp 538,91 triliun atau mendekati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 582,91 triliun.
Baca Juga
Pelemahan IHSG kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,39%, sektor industry 0,77%, sektor infrastruktur 0,54%, sektor transportasi 0,12%, dan material dasar 0,03%. Sebaliknya kenaikan terpesat melanda saham sektor teknologi 5,837 dan sektor consumer non primer 0,42%.
Adapun saham yang torehkan penguatan mengesankan hingga ARA adalah PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) naik 25% menjadi Rp 525 dan saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 24,62% menjadi Rp 2.430.

