Laba Sawit Sumbermas (SSMS) Melesat 60%, Pendorong Utama Penurunan Beban Pokok Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mencatakan lompatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 60% menjadi Rp 819,53 miliar pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 512,25 miliar.
Manajemen SSMS dalam rilis laporan kinerja keuangan di BEI, Kamis (13/3/2025) menyebutkan, pertumbuhan berbanding terbalik dengan pendapatan yang justru turun dari Rp 10,70 triliun menjadi Rp 10,52 triliun. Hanya saja beban pokok penjualan turun drastic dari Rp 7,90 triliun menjadi Rp 7,24 triliun.
Baca Juga
Harga CPO Terus Melaju, Bagaimana Prospek Saham Sawit Sumbermas Sarana (SSMS)?
Penurunan jumbo beban pokok penjualan tersebut berimbas terhadap kenaikan laba bruto dari Rp 2,79 triliun menjadi Rp 3,27 triliun pada 2024. Peningkatan juga didukung atas keuntungan atas nilai wajar aset biologi yang meningkat dari Rp 43,46 miliar menjadi Rp 208,75 miliar.
Sejumlah faktor tersebut menjadikan laba usaha SSMS meningkat dari Rp 1,19 triliun menjadi Rp 1,77 triliun. Peningkatan tersebut juga membuat laba per saham perseroan melesat dari Rp 53,78 menjadi Rp 86,04 per saham.
Meski menorehkan pertumbuhan kinerja keuangan pesat, realisasi tersebut masih di bawah pencapaian tahun 2022. Saat itu, perseroan membukukan pendapatan dan laba bersih masing-masing Rp 11,24 triliun dan Rp 1,83 triliun.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Tiga Saham Ini Layak Dilirik
Sebelumnya, Sawit Sumbermas (SSMS) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 700 miliar untuk tahun 2025. Direktur Utama SSMS Jap Hartono mengatakan, dana ini akan dimanfaatkan untuk pemeliharaan perkebunan, pembelian mekanisasi alat berat dan perawatan mesin.
Alokasi dana yang paling besar untuk infrastruktur dan pembangunan fasilitas di perkebunan perseroan. Adapun sumber pendanaan sebesar itu yang dialokasikan oleh SSMS sebagian besar berasal dari laba akhir tahun 2024 dan dana simpanan Perseroan.
