Tahun Lalu Melesat Berbulan-bulan hingga Bikin Investor Tajir, Fortune Indonesia (FORU) Kini Anjlok Parah hingga Disuspensi
JAKARTA, investortrust.id– Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Fortune Indondeisa Tbk (FORU) setelah terjadi penurunan harga yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data BEI, saham FORU akan dihentikan sementara di pasar regular dan tunai mulai sesi I, Rabu (12/3/2025). Penghentian dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
Baca Juga
Fortune Indonesia (FORU) Kaji Sejumlah Bisnis Baru, bakal Bakcdoor Listing?
Data BEI mengungkap harga saham FORU telah anjlok sebanyak 68,19% sepanjang year to date (ytd) dan anjlok sebanyak 66,29% sebulan menjadi Rp 1.180 pada penutupan perdagangan kemarin. Saham ini menunjukkan penurunan besar sejak awal bulan Maret 2025.
Jika membandingkan dengan harga penutupan saham FORU tertinggi level Rp 7.000 per saham, maka harga saham emiten yang diakuisisi IMR Asia dari Rajawali Corpora ini sudah anjlok sangat dalam. Padahal, saat mulai diakuisisi IMR, saham FORU melesat berbulan-bulan hingga berkali-kali dikenai suspend saham oleh BEI.
Baca Juga
Saham Fortune (FORU): Melambung 1.337% hingga Kembali Disuspensi
Terkait penurunan drastic saham tersebut, manajemen FORU dalam penjelasan resminya di BEI kemarin mengungkapkan bahwa perseroan tidak memiliki informasi maupun fakta yang dapat memengaruhi harga efek FORU.
Persreoan juga tidak memiliki rencana menggelar aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang bisa berakibat terhadap pencatatan saham FORU.

