IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan, Saham Pilihan UNVR dan SMIL
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/3/2025), kembali berpeluang menguji support 6.538. Level ini sangat penting untuk menentukan arah ke depan.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa secara trend jangka panjang, IHSG belum bisa ke luar dari bearish, karena masih berada di bawah area garis MA. Indeks diprediksi bergerak dalam rentang 6.538-6.627 sepanjang hari ini.
Baca Juga
Wall Street Bergolak Dipicu Ketidakpastian Tarif Trump, Dow Terjun Lebih dari 450 Poin
Pergerakan indeks juga bakal terpengaruh berlanjutnya koreksi bursa Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melemah 1,14%, S&P500 melemah 0,76%, dan Nasdaq terjungkal sebanyak 0,18%.
Di tengah peluang berlanjutnya koreksi indeks, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham UNVR dengan target harga Rp 1.295-1.370 dan SMIL dengan target harga Rp 356-366. Sebaliknya sell saham INCO dan MDKA.
Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) bernilai Rp 332,33 miliar kemarin yang berimbas terhadap penurunan IHSG sebanyak 52,36 poin (0,79%) menjadi 6.545,85. Pelemahan dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,97%, sektor consumer primer 2,86%, sektor senergi 1,49%, sektor consumer non primer 2,16%, dan sektor property 1,40%. Satu-satunya sektor saham yang tetap cerah teknologi menguat 4,01% setelah saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) kembali melesat nyaris 10% senilai Rp 16.975 menjadi Rp 186.925.
Baca Juga
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sanuhasta Mtira Tbk (MINA) naik 34,39% menjadi Rp 254, saham emiten yang listing di BEI kemarin PT Sinar Terang MandiriT bk (MINE) melesat 24,44% menjadi Rp 336, dan saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) sebanyak 24,86% menjadi Rp 442.
Kenaikan juga melanda saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 22,67%% menjadi Rp 4.600 dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menguat 9,99% menjadi Rp 186.925.

