BEI Buka kembali Transaksi Saham Batulicin (BESS) Besok, Penguatan Bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka kembali perdagangan (unsuspend) saham PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) mulai sesi I perdagangan saham Senin (10/3/2025). Saham ini nantinya diperdagangan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan penguatan dan penurunan harga dibatasi maksimal 10%.
BEI dalam penguman resmi kemarin menyebutkan bahwa suspense atas perdagangan saham BESS di pasar regular dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I. Saham BESS nantinya akan diperdagangkan di papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), karena mengalami suspendi lebih dari satu hari bursa.
Baca Juga
Laba Malacca Trust (MTWI) Melesat 517,97% di 2024, Laba per Saham Segini
Data BEI mengungkap bahwa saham BESS disuspensi sejak 27 Februari 2025 dipicu atas lompatan harga signifikan. Saham BESS telah melesat dari level penutupan akhir Januari 2025 harga Rp 408 menjadi Rp 880 pada 26 Februari 2025.
BESS merupakan perusahaan bergerak di bidang transportasi air, khususnya pengangkuta batu bara. Perseroan dikendalikan PT Batulicin Enam dengan porsi sebanyak 78,36% saham. Sahamnya juga dimiliki PT Mega Asta Raya sebanyak 6,07% dan sisanya pemodal public 15,45%.
Baca Juga
Berikut Daftar Saham Tercuan Sepekan, Penguatan Tertinggi Sampai 143%
BESS sebelumnya mengungkap rencana pengembangan bisnis jasa angkutan laut pada komoditas nikel di wilayah Sulawesi. Sedangkan lompatan harga saham BESS dalam beberapa pekan terakhir dinilai murni menakisme pasara, karena perseroan telah menyampaikan seluruh informasi kepada public.
Hingga September 2024, BESS membukukan pendapatan senilai Rp 193,16 miliar dengan laba kotor Rp 40,47 miliar. Perseroan mencatatkan rugi komprehensi Rp 7,55 miliar, dibandingkan laba komprehensi periode sama tahun sebelumnya Rp 51,31 miliar.

