IHSG Sesi I kembali Terpukul Parah, tapi Tidak dengan Saham INAI, LION, dan DCII
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (25/2/2025), ditutup anjlok sebanyak 24,2 poin (0,37%) menjadi 6.562. Berbanding terbalik dengan awal transaksi sempat rebound 56 poin (0,85%) menjadi 6.645.
Pelemahan tersebut dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer non primer 2,08%, sektor industry 1,30%, sektor material dasar 1,21%, sektor energi 0,67%, sektor property 0,62%, dan sektor keuangan 0,62%. Sebaliknya saham sektor teknologi yang naik mencapai 7,12%.
Baca Juga
Dahsyat! Market Cap Saham DCII Salip TLKM hingga DSSA sampai Otto dan Marina Makin Tajir
Meski IHSG kembali terpuruk, tiga saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) menguat 34,43% menjadi Rp 164, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,42% menjadi Rp 540, dan PT DCI Indoensia Tbk (DCII) melesat sebanyak 19,99% menjadi Rp 116.125.
Penguatan juga melanda saham PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) naik 21,35% menjadi Rp 108 dan PT Adiwarna ANugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 20,69% menjadi Rp 490.
Sebaliknya saham dengan penurunan terdalam akhir sesi I hari ini, yaitu saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).
Kemarin, IHSG ditutup anjlok dalam hingga 162,51 poin (2,41%) menjadi 6.587 diperparah penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,63 triliun didominasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 663,11 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 300,34 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 216,26 miliar.
Baca Juga
Best Annual Fund Awards 2025 Dorong Penguatan Industri Investasi
Koreksi ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 3,45%, sektor consumer primer 3,26%, sektor industry 2,51%, sektor energi 2,62%, sektor consumer non primer 2,18%, sektor teknologi 2,12%, sektor property 1,73%, sektor infrastruktur 1,81%, dan sektor keuangan 0,73%.
Meski IHSG ditutup terjerembab, saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) 34,07% menjadi Rp 122. Kenaikan juga melanda saham PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik 23,65% menjadi Rp 366.
Penguatan juga melanda saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) sebanyak 13,82% menjadi Rp 1.565, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 13,47% menjadi Rp 1.095, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 11% menjadi Rp 2.320.

