Tokocrypto Catat Lonjakan Transaksi Aset Kripto 40% Selama Ramadan
JAKARTA, investortrust.id - PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto) mencatat lonjakan aktivitas transaksi atau trading kripto sebesar 40% selama momentum bulan Ramadan 2024.
CMO Tokocrypto Wan Iqal mengatakan, peningkatan signifikan aktivitas trading pengguna terjadi seiring adanya perubahan perilaku yang berbeda saat Ramadan dengan hari biasa.
"Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya perayaan Ramadan dalam kehidupan masyarakat Indonesia, tidak hanya sebagai momen keagamaan tetapi juga sebagai momentum ekonomi yang signifikan," kata Wan Iqbal dalam keterangan yang dikutip, Minggu (31/3/2024).
Lebih lanjut Iqbal menjelaskan terdapat perubahan perilaku trading yang menarik untuk diamati selama Ramadan. Frekuensi trading pada waktu sahur antara pukul 02.00-05.00 WIB mengalami peningkatan sebesar 70% dibandingkan dengan sebelum Ramadan.
Baca Juga
Transaksi Pasar Kripto Indonesia Melejit 39% di Februari 2024
Kondisi kata dia tersebut menunjukkan bahwa banyak pengguna memanfaatkan waktu sahur untuk melakukan aktivitas perdagangan aset kripto yang bertepatan juga dengan menjelang penutupan pasar Amerika Serikat (AS).
"Perubahan perilaku trading selama bulan Ramadan ini menunjukkan adaptasi dan fleksibilitas pengguna dalam mengatur waktu trading mereka. Peningkatan aktivitas trading di waktu sahur mencerminkan bagaimana pengguna memanfaatkan waktu luang di pagi hari untuk berinvestasi dan melihat pergerakan perdagangan yang lebih volatil," ungkapnya.
Selama periode Ramadan tahun ini, lanjut Iqbal, aset kripto yang paling banyak diperdagangkan di Tokocrypto adalah USDT, Solana (SOL), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan PEPE.
Berdasarkan data terbaru, jumlah pengguna yang terdaftar di Tokocrypto telah mencapai lebih 4 juta.
Selama tiga bulan terakhir, Tokocrypto secara konsisten mencatat peningkatan nilai transaksi, dengan kenaikan rata-rata lebih dari 54,1% per bulan.
Akibatnya, transaksi yang terjadi di Tokocrypto mencapai nilai lebih dari US$ 550 juta per bulan.
Baca Juga
PLN Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2024, Begini Penjelasan Kementerian ESDM
"Pertumbuhan pengguna dan perubahan perilaku trading di Tokocrypto selama Ramadan mencerminkan tren global yang menunjukkan minat yang semakin meningkat dalam investasi kripto," terangnya.
Selain itu, adaptasi pengguna terhadap waktu trading yang berbeda menunjukkan bahwa pasar kripto terus berkembang dan menjadi lebih inklusif bagi berbagai segmen masyarakat.
Dia menilai guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan ini, Tokocrypto terus mengupayakan inovasi dan peningkatan layanan dan peluang keuntungan bagi penggunanya, dengan menjalankan program KEBUT (Kejar Keberuntungan) dengan total hadiah Rp 50 juta dan Undang Teman Dapat Cuan (UTDC) berhadiah total Rp 15 juta.

