IHSG Sesi I Ditutup Rebound 0,16%, Empat Saham ARA Dipimpin DCII
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (21/2/2025), ditutup berbalik menguat 11,19 poin (0,16%) menjadi 6.799. Pergerakannya dalam rentang 6.758-6.814 dengan nilai transaksi Rp 4,45 triliun.
Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 6,04%, sektor industry 0,38%, sektor material dasar 0,21%, sektor property 0,53%, sektor kesehatan 0,19%, dan sektor consumer primer 0,04%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer, keuangan, dan energi.
Baca Juga
Berpengalaman Lebih dari 40 Tahun, BRIDS Sediakan 4 Layanan Ini
Di tengah pelemahan tipis IHSG, sejumlah saham ini catatkan auto reject atas (ARA), yaitu PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) sebanyak 34,67% menjadi Rp 202, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,86% menjadi Rp 4.320, PT Comminication Cable System Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,54% menjadi Rp 406, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 24,44% menjadi Rp 336, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melesat 19,97% menjadi Rp 80.650.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA).
IHSG kemarin ditutup terkoreksi tipis 6,83 poin (0,10%) menjadi 6.788,04. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 787,67 miliar, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 564,06 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 196,34 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 46,64 miliar.
Baca Juga
Sekuritas Ini Revisi Naik Target Saham dan Laba Antam (ANTM), Berikut Penjelasannya
Pelemahan tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,90%, consumer non primer 0,94%, sektor property 1,17%, sektor kesehatan 1,13%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor transportasi 0,85%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 6,75%, sektor material dasar 1,46%, dan sektor infrastruktur 0,35%.
Sedangkan lima saham melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 25% menjadi Rp 450 dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 25% menjadi Rp 270.
ARA juga melanda saham PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) sebanyak 24,79% menjadi Rp 302, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,72% menjadi Rp 5.575, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 14,95% menjadi Rp 64.450.

