Hari Ini, CGS Sekuritas Rekomendasikan Beli Deretan Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/2/2025), diprediksi cenderung melemah dengan rentang pergerakan support 6.730 - 6.670 dan resistance 6.845 - 6.905.
Riset CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa peluang pelemahan terseret sentimen bursa saham global setelah Wall Street anjlok semlama dan berlanjutnya aksi jual investor asing terhadap saham-saham unggulan di dalam negeri.
Baca Juga
Lini Imaji (FUTR) Rilis Lompatan Laba 813% Jelang RUPS Hari Ini, Sahamnya bakal Melesat?
“Sementara itu kenaikan harga beberapa komoditas, seperti emas, tembaga, nikel, timah dan minyak mentah berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan.,” tulis riset CGS Sekuritas yanh diterbitkan Jumat, (21/2/2025).
Sebelumnya, IHSG Kamis (20/2/2025) ditutup terkoreksi 6,83 poin (0,10%) menjadi 6.788,04. Pergerakan IHSG dala rentang 6.755-6.836 dengan nilai transaksi Rp 10,79 triliun.
Baca Juga
Lini Imaji (FUTR) Rilis Lompatan Laba 813% Jelang RUPS Hari Ini, Sahamnya bakal Melesat?
Penurunan terseret pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,90%, consumer non primer 0,94%, sektor property 1,17%, sektor kesehatan 1,13%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor transportasi 0,85%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 6,75%, sektor material dasar 1,46%, dan sektor infrastruktur 0,35%.
Meski indeks cenderung melemah, CGS Sekuritas merekomendasikan beli (buy) saham yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Timah Tbk (TINS).

