IHSG Berbalik Naik 20 Poin, Saham GRIA dan SKRN Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/1/2024), ditutup berbalik menguat 20,53 poin (0,28%) menjadi 7.247,93. IHSG bergerak dalam rentang 7.194,95-7.247,93 denga nilai transaksi Rp 9,2 triliun.
Hal ini berbanding terbalik dengan penutupan sesi I dengan pelemahan sebanyak 8,65 poin (0,12%) menjadi 7.218,75.
Baca Juga
Komut dan Dirut Borong Saham Petrindo (CUAN), Namun ARB Tetap Berlanjut
Penguatan IHSG ditopang atas kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor keuangan 1,50%, sektor infrastruktur 0,97%, sektor properti 0,35%, sektor konsumer primer 0,12%, dan sektor material dasar 0,15%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 1,46%, sektor industry 1,10%, sektor konsumer non primer 0,59%, sektor teknologi 0,56%, dan sektor kesehatan 0,12%.
Di tengah penguatan indeks, dua saham ini berhasil melesat hingg auto reject atas (ARA) PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) naik Rp 37 (34,26%) menjadi Rp 145 dan PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) naik Rp 125 (25%) menjadi Rp 625.
Penguatan juga melanda saham PT Maja Asgung Latexindo Tbk (SURI) naik Rp 36 (16,07%) menjadi Rp 260, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) naik Rp 24 (15,58%) menjadi Rp 178, dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat Rp 21 (14,58%) menjadi Rp 165.
Baca Juga
Aktivitas Debt Collector Dibatasi, OJK Siap Bertemu Pelaku Usaha Jasa Keuangan
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT NFX Indonesia Tbk (NFCX), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), dan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA).
IHSG akhir pekan lalu ditutup terkoreksi sebanyak 25,57 poin (0,35%) menjadi 7.227,40. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 401,84 miliar.

