Harga Emas Kembali Menguat di Tengah Ketidakpastian Perang Dagang AS-China
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas naik ke level US$ 2.863 per troy ons Kamis (6/2/2025) mengikuti kenaikan untuk US Treasuries di tengah meningkatnya ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dan ketidakpastian perdagangan AS-China. Kegelisahan pasar masih membuat arus safe-haven menjadi faktor dominan.
Dalam riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX), di awal pekan ini, China membalas langkah AS dengan memberlakukan tarif baru terhadap produk-produk Amerika, memperburuk ketegangan dalam perang dagang.
“Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa ia tidak melihat urgensi untuk berdiskusi dengan Presiden China Xi Jinping guna meredakan situasi,” tulis riset ICDX, Kamis (6/2/2025).
Baca Juga
Harga Emas Antam Cetak Rekor Saat China Balas Tarif Impor Barang AS
Di tengah ketidakpastian ini, pejabat The Fed memperingatkan bahwa kebijakan tarif yang diterapkan Trump berpotensi mendorong inflasi serta ketidakpastian terhadap prospek harga memerlukan pendekatan lebih hati-hati dalam menurunkan suku bunga.
Laporan ketenagakerjaan nasional ADP terbaru menunjukkan penambahan 183.000 pekerjaan di sektor swasta pada Januari 2025, melampaui ekspektasi ekonom yang memperkirakan kenaikan sebesar 150.000. Sementara, aktivitas sektor jasa AS tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan, tercatat di level 52,4 dibandingkan proyeksi 54,2.
“Di sisi lain, data klaim tunjangan pengangguran AS yang dirilis malam ini menjadi perhatian investor,” papar riset tersebut.
Baca Juga
Harga Emas Naik, BSI Gencarkan Sosialisasi Produk Gadai Emas dan Cicil Emas
Klaim awal pengangguran turun 16.000 menjadi 207.000 untuk pekan yang berakhir pada 25 Januari yang mencerminkan pasar tenaga kerja yang perlahan melemah diikuti optimisme konsumen yang menurun terhadap prospek mendapatkan pekerjaan jika terjadi PHK.
“Klaim pengangguran untuk pekan selanjutnya diperkirakan meningkat sebesar 7.000 menjadi 214.000, yang dapat memberikan indikasi lebih lanjut mengenai arah pasar tenaga kerja dan prospek ekonomi AS,” ulasnya.
ICDX memperkirakan harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area US$ 2.865 - US$ 2.859 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.875 - US$ 2.879. Support terjauhnya berada di area US$ 2.849, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.889.

