Rilis Laporan Keuangan 2024, Emiten Portofolio Lo Kheng Hong (NISP) Ini Cetak Kenaikan Laba Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebanyak 18,82% menjadi Rp 4,86 triliun sepanjang 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 4,09 triliun. Pertumbuhan tersebut berimbas terhadap peningkatan laba per saham dari Rp 178,30 menjadi Rp 212,10.
Rilis laporan kinerja keuangan NISP yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin menyebutkan bahwa pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan bunga dan syariah bersih dari Rp 16,42 triliun menjadi Rp 18,77 triliun. Beban bunga dan syariah naik dari Rp 6,51 triliun menjadi Rp 7,73 triliun.
Baca Juga
Hal ini menjadikan pendapatan bunga dan syariah bersih perseroan mencapai Rp 11,04 triliun hingga akhir 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 9,91 triliun. Sedangkan biaya provisi perseroan turun dari Rp 1,12 triliun menjadi Rp 1,09 triliun. NISP juga mencatatkan kenaikan laba operasional dari Rp 5,16 triliun menjadi Rp 5,70 triliun.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Lo Kheng Hong menggenggam sebanyak 122,07 juta saham NISP atau setara dengan 0,53%. Sedangkan pengendali OCBC Overseas sebanyak 85,07%.
Sebelumnya, Bank OCBC NISP (NISP) mengumumkan pengunduran diri salah satu direkturnya, Joseph Chan Fook Onn. Joseph resmi ditunjuk menjadi Direktur sejak 2 September 2014. Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Sabtu (11/1/2025), Bank OCBC NISP menyatakan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Joseph Chan Fook Onn pada 9 Januari 2025.
Baca Juga
“Selanjutnya, untuk memenuhi POJK 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, permohonan pengunduran diri Joseph Chan Fook Onn dari jabatannya selaku direktur perseroan akan diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan terdekat,” jelas manajemen OCBC NISP.
Berdasarkan informasi yang tertera di website bank berkode saham NISP ini, Joseph Chan Fook Onn adalah bankir berkewarganegaraan Malaysia. Pria berusia 50 tahun ini punya segundang pengalaman di industri perbankan.

