Potensi Cuan Saham Astra International (ASII) masih Besar, Segini Target Harganya
JAKARTA, investortrust.id – RHB Sekuritas mengungkap masih ada potensi cuan saham PT Astra International Tbk (ASII) sampai 34% dalam beebrapa bulan ke depan, dibandingkan dengan penutupan harga kemarin Rp 5.800.
Analis RHB Sekuritas Andrwey Wijaya menyebutkan saham ASII tetap direkomendasikan beli dengan target harga Rp 7.700. Saat ini, saham ASII ditransaksi dengan perkiraan PE sekitar 8 kali. Sedangkan penguatan harga saham ASII baru mencapai 1% sepanjang 2023 berjalan.
Baca Juga
Laba Lampaui Ekspektasi, Bagaimana dengan Target Saham Astra (ASII)?
Target harga tersebut menggambarkan hampir seluruh unit bisnis perseroan menunjukkan pertumbuhan sampai September 2023, kecuali bisnis kontraktor penambangan batubara akibat penurunan rata-rata harga jual.
“Realisasi pendapatan perseroan hingga September 2023 sudah merefleksikan 84% dari target kami dan 77% dari perkiraan consensus analis. Sedangkan perolehan laba bersih senilai Rp 25,7 triliun telah merefleksikan 94% dari target kami dan 82% dari target consensus analis,” tulisnya dalam riset terbarunya.
Baca Juga
Hingga September, Laba Astra International (ASII) Tumbuh Jadi Rp 25,69 Triliun
Sejumlah sentiment positif dari pengungkapkan performa keuangan sampai September 2023 adalah mayoritas uni bisnis menunjukkan perbaikan, seperti otomotif dan keuangan. Sedangkan kontraktor penambangan batubara menunjukkan penurunan akibat harga komoditas lebih rendah.
Tak hanya itu, dia mengatakan, isu negative terkait rangka sepeda motor eSAF yang disebut-sebut mudah berkarat ternyata tidak berimbas negative terhadap penjualan produk tersebut. Hal ini dapat dilihat dari bertumbuhnya pendapatan otomotif perseroan.
Dia menambahkan, pertumbuhan pangsa pasar penjualan sepeda motor Astra International (ASII) dipredikis tetap kuat setelah mencatakan kenaikan menjadi 79% sampai kuartal III-2023, dibandingkan peridoe sama tahun lalu hanya 74%.
Begitu juga dengan market share penjualan mobil naik menjadi 56% sampai September 2023, dibandingkan pencapain periode sama tahun lalu 55%.
Baca Juga
Saham GOTO Melesat 26,78% dalam Empat Hari, Simak Target Harga Berikut
Sedangkan divisi keuangan tetap solid dengan raihan laba bersih melesat sebanyak 33% menjadi Rp 5,9 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari kredit konsumer dan asuransi umum. Pertumbuhan tersebut diprediksi terus berlanjut hingga tahun depan.
Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas untuk mempertahankan target laba bersih perseroan tahun ini mencapai Rp 26,65 triliun, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 29,47 triliun.

