BEI Suspend Saham LINK, Sebaliknya DATA Dibuka Kembali
JAKARTA, inveestortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Link Net Tbk (LINK) dipicu lompatan harga dalam sepekan terakhir. Sebaliknya transaski saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) dibuka kembali (unsuspend) mulai sesi I, Jumat (24/1/2025).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A mengatkan, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham LINK, BEI menghentikan sementara transaksi saham tersebut sebagai bentuk perlindungan investor.
Baca Juga
Usai Investor Negosiasi Akuisisi 40%, Saham Remala (DATA) Dibuka ARA
Berdasarkan data BEI, saham yang dikendalikan Axiata Investment bersama XL Axiata ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) dalam tiga hari transaksi terakhir. Saham ini telah melambung dari level Rp 1.200 pada 20 Januari menjadi Rp 2.310 pada 23 Januari.
Sebaliknya perdagangan saham DATA dibuka kembali (unsuspend) setelah mengalami suspense kemarin. Berdasarkan data BEI, saham DATA telah melesat dari level penutupan akhir Desember 2024 Rp 775 menjadi Rp 1.910 pada penutupan perdagangan sebelum disuspensi atau terjadi lonjakan harga 146,45%.
Lonjakan saham DATA bermula dari berita PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melalui cucu usahanya PT Iforte Solusi Infotek sepakat untuk mengakuisisi sebanyak 40% saham Remala Abadi (DATA).
Baca Juga
Iforte akan membeli 40% saham DATA dari pemegang saham Cerah Wahyudi Singgih Wong dan Jimmi Anka. Iforte dengan pengendali DATA telah menandatangani perjanjijan pengikatan jual beli (PPJB) pada 23 Desember 2024. Aksi tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi bisnis secara grup di bidang digital infrastruktur telekomunikasi.
Dengan adanya aksi korporasi ini, Direktur Utama Remala Abadi Richard Kartawijaya, perseroan berharap memperoleh dukungan dan kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan bisnis di masa mendatang. Dengan demikian, Remala (DATA) bisa mencapai pertumbuhan positif dalam jangka panjang dan memberikan nilai optimal bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Grafik Saham DATA dan LINK

