IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan dengan 4 Saham Pilihan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/1/2025), diproyeksikan lanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan support 7.221 -7.162 dan resistance 7.304 - 7.370.
Riset CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa peluang penguatan didukung kenaikan mayoritas indeks bursa Wall Street dan kembali berlanjutnya aksi net buy asing. Hal ini bisa menjadi sentimen positif untuk perdagangan hari ini.
Baca Juga
“Sementara itu, kenaikan beberapa harga komoditas seperti timah, emas, natural gas, dan pulp dapat menjadi sentimen positif tambahan,” tulis riset CGS International Sekuritas Indonesia yang diterbitkan Kamis, (23/1/2025).
Sedangkan beberapa saham yang layak diperhatikan sepanjang hari ini dengan rekomendasi beli (buy), yakni PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA).
Baca Juga
Trump Ancam Rusia dengan Tarif Jika Kesepakatan Ukraina Tidak Dicapai
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 75,31 poin (1,05%) menjadi 7.257. Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 293,03 miliar didukung saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 152,82 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 104,46 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 50,35 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,16%, sektor teknologi 2,54%, sektor consumer primer 1,21%, sektor consumer non primer 1,53%, sektor industry 0,71%, dan sektor material dasar 0,68%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, kesehatan, dan transportasi.
Grafik IHSG

