IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Ada 4 Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/10/2024), berpotensi lanjutkan penguatna menuju resisten 7.910. Meski demikian peluang koreksi harus tetap diwaspadai.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan pagi ini menyebutkan bahwa IHSG mulai menembus resisten MA20, trend bullish masih terbentuk, dan terbuka peluang menuju resisten 7.910.
Baca Juga
Pembekalan Calon Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Isu Geopolitik hingga Ekonomi
Sedangkan pergerakan hari ini diproyeksikan dalam kisaran 7.6536-7.810. Level support yang perlu diwaspada pemodal adalah 7.454. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi atas lompatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melesat 0,79%, indeks S&P500 menguat 0,47%, dan Nasdaq naik 028%.
Di tengah potensi berlanjutnya penguatan indeks hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli empat saham berikut, yaitu saham ACES dengan target harga Rp 930-980, saham ELSA dengan target harga Rp 530-590, saham MAHA dengan target harga Rp 206-216, dan TLKM dengan target harga Rp 3.190-3.410.
IHSG kemarin ditutup naik sebanyak 21,99 poin (0,29%) menjadi 7.648,94. Sebaliknya pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 335,50 miliar akibat adanya crossing saham PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) dari asing ke pemodal lokal Rp 519,96 miliar.
Baca Juga
Wall Street Rebound, Dow Melonjak Lebih dari 300 Poin dan Cetak Rekor Baru
Kenaikan IHSG kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor property 1,18%, sektor teknologi 1,07%, sektor infrastruktur 1,20%, sektor industry 0,43%, dan sektor consumer non primer 0,62%. Sebaliknya penurunan landa saham sektor keuangan, consumer primer, keuangan, dan transportasi.
Sedangkan saham dengan penguatan terpesat hari ini, yaitu dua saham cetak auto reject atas (ARA) PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) naik 34,78% menjadi Rp 124 dan PT Natura City Development Tbk (CITY) naik 34,83% menjadi Rp 120.
Grafik IHSG

