IHSG Sesi I Melesat 68 Poin hingga 5 Saham Catatkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (22/1/2025), ditutup melesat sebanyak 68,24 poin (0,95%) menjadi 7.250. Pergerakan indeks dalam rentang 7.181-7.266 dengan nilai transaksi Rp 5,70 triliun.
Penguatan tersebut didorong kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 1,78%, sektor consumer non primer 1,41%, sektor consumer primer 0,62%, sektor energi 0,67%, sektor industry 0,73%, dan sektor keuangan 0,36%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, kesehatan, dan teknologi.
Di tengah lompatan indeks sesi I ini, lima saham ini torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) naik 34,88% menjadi Rp 232, PT Mulia Boga Raja Tbk (KEJU), PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,92% menjadi Rp 1.855, PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,84% menjadi Rp 1.910, dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,56% menjadi Rp 426.
Baca Juga
Komisaris Sekaligus Pengendali Ini Mendadak Borong Saham Rumah Sakit Mayapada (SRAJ), Ada Apa?
Sebaliknya sejumlah saham berikut ini justru catatkan penurunan dalam, yaitu saham PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), PT Trust Finance Indonesia TbK (TRUS), PT Perma Plasindo Tbk (BINO), PT Steady Safe TbK (SAFE), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Kemarin,IHSG ditutup menguat 11,08 poin (0,15%) menjadi 7.181,82. Kenaikan terdorong penguatan seluruh saham BUMN, khususnya bank pelat merah. Pemodala sing juga lagi-lagi memborong (net buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bernilai Rp 183,22 miliar, meski net sell saham senilai Rp 383,17 miliar melanda BEI sepanjang hari tersebut.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor keuangan 0,79%, sektor sektor energi 0,39%, sektor consumer non primer 0,59%, sektor kesehatan 0,68%, dan sektor transportasi 0,14%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor property, industry, consumer primer, dan teknologi.
Baca Juga
Mendag Budi Klaim Aturan DHE 100% Parkir 1 Tahun di Dalam Negeri Tak Ganggu Kinerja Ekspor
Adapun tujuh saham catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Perma Plasindo Tbk (BINO) naik 34,35% menjadi Rp 176, PT Remala Abadi TbK (DATA) kembali melesat 24,99% menjadi Rp 1.530, dan saham PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) sebanyak 24,81% menjadi Rp 3.370.
ARA juga melanda PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 24,79% menjadi Rp 302, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) naik 24,85% menjadi Rp 1.030, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 24,37% menjadi Rp 740, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat 19,97% menjadi Rp 17.725.
Grafik IHSG

