IHSG Dibuka Lanjut Rebound ke 7.200, Saham DATA kembali Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/1/2025), dibuka kembali melesat sebanyak 28 poin (0,40%) menjadi 7.201. Penguatan didorong kenaikan mayoritas sektor saham.
Di antaranya, penguatan melanda saham sektor energi, material dasar, industry, teknologi, keuangan, consumer primer, consumer non primer, infrastruktur, transportasi. Sebaliknya penurunan tipis melanda saham sektor property.
Baca Juga
Didukung Faktor Ini, Target Harga Saham Harita Nickle (NCKL) Direvisi Naik
Di tengah berlanjutnya rebound IHSG, saham PT Remala Abadi TbK (DATA) kembali dibuka melesat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,99% menjadi Rp 1.530. Lompatan terjadi setelah Grup Djarum mengumumkan negosiasi akuisisi mayoritas saham DATA.
Kenaikan juga melanda saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) sebanyak 18,67% menjadi Rp 89. Saham yang baru dibuka dari suspense ini melesat hari ini setelah beberapa hari lalu dilanda penurunan dalam. Kenaikan juga melanda saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) sebanyak 16,24% menjadi Rp 270.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Baca Juga
Nyatakan 'Darurat Energi Nasional,' Trump Perintahkan AS Keluar dari Perjanjian Iklim Paris
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 16,08 poin (0,22%) menjadi 7.170,74 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 317,01 miliar. Meski demikian, tiga saham bank ini justru diborong asing, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 356,40 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 39,02 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 32,54 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 1,18%, sektor teknologi 1,20%, sektor energi 0,91%, sektor keuangan 0,69%, sektor consumer primer 0,67%, dan sektor transportasi 0,65%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry 0,74%, sektor consumer non primer 0,88%, dan sektor kesehatan 0,43%.
Sejalan dengan penguatan IHSG hari ini, beberapa saham catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) naik 34,21% menjadi Rp 153, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 34,48% menjadi Rp 234, dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 25% menjadi Rp 1.225.

