Pimpin Rapat Perdana Satgas Hilirisasi, Bahlil Bahas 4 Hal Ini
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memimpin rapat perdana Satuan Tugas (Satgas) Hilirisasi dan Ketahanan Energi di Sekretariat Kementerian ESDM, Jumat (17/1/2025). Setidaknya, ada empat hal dibahas dalam rapat tersebut.
Bahlil mengungkapkan, dalam rapat perdana ini, pertama, Satgas merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan investasi dan hilirisasi. “Yang kedua, arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa hilirisasi ini harus betul-betul menjadi trigger pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, sekaligus penciptaan nilai tambah. Penciptaan nilai tambah ini harus betul-betul dilakukan di Indonesia,” ucap Bahlil saat ditemui di sekretariat Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Baca Juga
BI Pangkas Bunga Melawan Konsensus, Apa yang Perlu Dicermati?
Poin ketiga adalah Satgas juga merumuskan tentang pembiayaannya agar dilakukan di dalam negeri. Ini untuk mengurangi persepsi asing yang mendapat banyak keuntungan.
“Supaya persepsi yang seolah-olah mengatakan bahwa nanti asing lebih banyak mendapatkan hasilnya, itu perlahan-lahan kita akan kurangi,” tutur mantan Menteri Investasi tersebut.
Baca Juga
Poin keempat, Kementerian ESDM akan menjadi posko Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi. Satgas ini bekerja dalam waktu lima tahun, sampai menunggu arahan selanjutnya dari Presiden Prabowo.
Dalam rapat perdana ini, sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih hadir. Selain Bahlil yang menjabat sebagai ketua Satgas, hadir juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

