Asing Lagi-lagi Net Sell Rp 633,19 Miliar Dimotori Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 633,19 miliar, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/1/2025), sebanyak 60,22 poin (0,86%) menjadi 6.956.
Net sell terbanyak melanda saham bank besar berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 286,42 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 124,40 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 84,86 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 57,48 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 51,41 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 35,10 miliar, PT Avia Avian Tbk (AVIA) Rp 34,22 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 16,47 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 16,18 miliar, dan PT MD Entertaintment Tbk (FILM) Rp 15,10 miliar.
Baca Juga
IHSG bisa Anjlok, tapi Kenaikan 6 Saham Ini Tak Terbendung hingga ARA Berkali-kali
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas penurunan saham sektor perbankan bersamaan dengan berlanjutnya penurunan saham-saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu. Koreksi tersebut menjadikan penurunan IHSG year to date (ytd) telah mencapai 2,02%.
Secara sectoral, penurunan dipicu atas koreksi saham sektor perbankan sebanyak 0,89%, sektor industry anjlok 0,54%, sektor kesehatan turun 1,36%, dan sektor consumer non primer melemah 0,94%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar, energi, consumer primer, property, transportasi, dan teknologi.
Meski IHSG anjlok, enam saham justru catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) naik 34,55% menjadi Rp 74, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 24,74% menajdi Rp 2.370, dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 24,47% menjadi Rp 590.
Baca Juga
Usai Beralih dari Bappebti ke OJK, Kategori Kripto Berubah Menjadi Aset Keuangan
ARA juga dicatatkan dua saham pendatang baru PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 24,82% menjadi Rp 3.470 dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menguat 19,70% menjadi Rp 6.075. Begitu juga saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) kembali ARA sebanyak 19,78% menjadi Rp 10.900.
Sebaliknya pelemehan terdalam melanda saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Pakuan Tbk (UANG), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Megapower Makmur Tbk (MPOW).
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 71,99 poin (1,02%) menjadi 7.016,88. Bahkan IHSG semapt sentuh level 6.986,59. Pemodala sing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 383,46 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 487,85 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 155,80 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 64,14 miliar.

