IHSG Diproyeksikan Sideways Hari Ini, Cermati Saham BREN, HEAL, ESSA, dan BRMS
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak mendatar (sideways) dalam rentang 7.063-7.216 pada Senin (6/1/2025) hari ini. Investor dianjurkan mencermati sejumlah saham emiten, seperti PT Barito Renewables Tbk (BREN), PT Hermina Hospitals Tbk (HEAL), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Analis pasar modal yang juga Founder Stocknow.id, Hendra Wardana memperkirakan pergerakan IHSG yang cenderung sideways bakal dipengaruhi sentimen positif yang berasal dari pembatalan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% untuk barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat luas, di tengah situasi pasar yang fluktuatif.
“Katalis positif lainnya berasal peningkatan PMI Manufaktur Indonesia yang kembali ke level ekspansi,” jelas Hendra Wardana dalam catatan risetnya yang dipublikasikan akhir pekan lalu.
Baca Juga
IHSG Sepekan Menguat 1,82%, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 12.445 Triliun
Pada perdagangan akhir pekan lalu (Jumat, 3/1/2025), IHSG bergerak terbatas, mengingat aktivitas perdagangan hanya berlangsung dua hari, yakni Kamis dan Jumat. IHSG naik tipis 1,22 poin (0,02%) ke posisi 7.164,42.
“Volume transaksi yang relatif kecil mencerminkan kehati-hatian investor di tengah suasana libur Natal dan Tahun Baru (Nataru),” kata Hendra, dalam risetnya.
Hendra Wardana mengungkapkan, keputusan pemerintah membatalkan penaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% bagi barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat luas memberikan angin segar bagi pasar domestik. Pemerintah menaikkan tarif pajak hanya untuk barang-barang mewah. Di sisi lain, data PMI Manufaktur Indonesia naik dari 49,6 (level kontraksi) ke 51,2 (level ekspansi) menandakan perbaikan aktivitas ekonomi.
“Katalis positif tambahan datang dari komitmen pemerintah untuk melanjutkan stimulus ekonomi senilai Rp 265 triliun,” tutur Hendra.
Meski pergerakan IHSG cenderung mendatar, menurut Hendra, terdapat beberapa peluang menarik bagi investor untuk melirik saham-saham pilihan. Salah satunya saham BREN yang direkomendasikan trading buy dengan target harga Rp 10.200. “BREN memiliki prospek cerah sebagai sektor energi baru dan terbarukan (EBT),” ujar dia.
Saham emiten lain yang layak dicermati, kata Hendra Wardana, yaitu HEAL dengan rekomendasi speculative buy pada harga Rp 1.710, seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan.
“Selanjutnya saham ESSA yang direkomendasikan speculative buy dengan target harga Rp 885, mengingat potensi kinerja positif dari produksi amonia dan peluang ekspor yang menjanjikan,” papar dia.
Baca Juga
Simak Top 10 Saham Undervalued Sektor Energi, Ada AADI, ADRO, dan MEDC
Hendra menambahkan, bagi investor yang ingin memanfaatkan volatilitas jangka pendek, BRMS cocok untuk day trade dengan target harga Rp 450. Aalasannya, prospek tambang emas dan tren harga komoditas sedang fluktuatif.
Hendra menegaskan, dengan situasi pasar yang minim sentimen baru, investor disarankan tetap selektif dan fokus pada saham-saham dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang jelas.
“Strategi diversifikasi juga penting untuk mengelola risiko dan mengoptimalkan peluang keuntungan di tengah pergerakan IHSG yang cenderung terbatas,” tutur dia.

