IHSG Dibuka kembali Melorot, Saham LION Dibuka ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/12/2024), dibuka anjlok sebanyak 20,46 poin (0,28%) menjadi 7.238,17. Pelemehan dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham.
Penuruann tersebut dipicu atas koreksi saham sektor consumer non primer, sektor industry, sektor property, sektor teknologi, dan sektor infrastruktur. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor kesehatan, energi, dan material dasar.
Baca Juga
Tetapkan Dividen Interim Rp 135, Saatnya Beli Saham BRI (BBRI)?
Di tengah pelemahan tersebut, saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) yang baru ke luar dari papan pemantauan khusus (PPK) hari ini melesat auto reject atas (ARA) sebanyak 24,50% menjadi Rp 376, PT Ifishdeco Tbk (IFSH) naik 19,39% menjadi Rp 985, dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 12,95% menjadi Rp 2.050.
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Tira Austenite Tbk (TIRA), PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK), dan PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI).
Kemarin, IHSG kembali ditutup anjlok sebanyak 66,16 poin (0,90%) menjadi 7.258,63. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 621,65 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 348,45 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 163,21 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 128,99 miliar.
Baca Juga
BEI Suspensi Saham SAPX dan GPSO, Sedangkan RIGS dan SKBM Masuk UMA
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham sektor property 2,95%, sektor teknologi 2,30%, sektor material dasar 1,60%, sektor energi 1,15%, sektor consumer primer 1,53%, dan sektor infrastruktur 1,26%.
Di tengah pelemahan indeks, empat saham justru torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Golde Flower Tbk (POLU) naik 24,92% menjadi Rp 1.885, PT Perdana Bangun pusaka Tbk (KONI) naik 24,74% menjadi Rp 1.815, PT Tira Austenite Tbk (TIRA) menguat 24,74% menjadi Rp 474, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,47% menjadi Rp 590.
