IHSG Ditutup Naik 0,15%, Empat Saham ARA hingga PANI Cetak Rekor
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/12/2024), ditutup naik tipis sebanyak 11,46 poin (0,15%) menjadi 7.464,75. IHSG bergerak dalam rentang 7.443-7.530 dengan nilai transaksi Rp 11,15 triliun.
Kenaikan tersebut didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor property 1,49%, sektor energi 0,33%, sektor consumer primer 0,31%, sektor industry 0,04%, dan sektor infrastruktur 0,03%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor teknologi, transportasi, kesehatan, sektor consumer non primer, dan keuangan.
Baca Juga
Merger, Potensi Pendapatan XLSmart (EXCL) Capai Rp 45,4 Triliun
Sedangkan saham dengan penguatan terbesar dicatatkan saham PT Sunso Textile Manufacture Tbk (SSTM) naik 34,12% menjadi Rp 228, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,08% menjadi Rp 240, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,60% menjadi Rp 1.165, dan PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) menguat 25% menjadi Rp 620.
Meski tidak ARA, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) naik 20% menjadi Rp 60. Penguatan pesat juga melanda saham emiten dengan kapitalisasi pasar besar saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ditutup naik 8,52% menjadi Rp 19.100, bahkan sempat sentuh rekor tertinggi Rp 19.650.
Sebaliknya sejumlah saham dengan penurunan paling besar, yaitu saham PT Silo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Pelita Teknologi Global Tbk (CPIP).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 15,56 poin (0,21%) menjadi 7.453,29. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 84,27 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 119,72 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 74,80 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 67,65 miliar.
Penguatan indeks kemarin didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,98%, sektor consumer primer 0,77%, sektor energi 0,59%, sektor consumer non primer 0,47%, dan sektor transportasi 0,09%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property 1,20%, sektor kesehatan 0,22%, dan sektor industry 0,61%.
Saat IHSG lanjutkan penguatan, tiga saham ini menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) sebanyak 34,62% menjadi Rp 70, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,67% menjadi Rp 935, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat 20% menjadi Rp 10.800.
Grafik IHSG
